Berlaku November 2026-Januari 2027, Inilah Daftar Saham Indeks LQ45 Terbaru
Sabtu, 31 Oktober 2026 10:58 WIB
Oleh: Muhammad Alief Andri | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengubah daftar saham di Indeks LQ45 mulai November 2026. Namun saham baru di Indeks LQ45 malah turun harga pada akhir Oktober 2026. BEI telah mengumumkan hasil evaluasi mayor indeks LQ45 untuk periode November 2026 hingga Januari 2027. Salah satu saham masuk dan menggantikan saham lain di LQ45. Evaluasi ini merupakan bagian dari peninjauan berkala BEI terhadap konstituen indeks. Perubahan konstituen indeks ini berlaku mulai 2 November 2026 hingga 29 Januari 2027.
Mengutip website BEI, indeks saham adalah ukuran statistik yang mencerminkan keseluruhan pergerakan harga atas sekumpulan saham yang dipilih berdasarkan kriteria dan metodologi tertentu serta dievaluasi secara berkala. Indeks LQ45 adalah Indeks yang mengukur kinerja harga dari 45 saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik. Baca Juga: Pasar Kripto Tertekan Sentimen Global dan Peretasan Binance, Ini Proyeksinya Berdasarkan pengumuman BEI pada Senin (26/10/2026), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) masuk sebagai konstituen baru. Adapun PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) keluar dari indeks LQ45. Sebelumnya, SMGR sudah pernah menjadi anggota LQ45 hingga periode Mei-Juli 2026. Namum saham SMGR dikeluarkan dari indeks LQ45 mulai 3 Agustus 2026. Pada perdagangan Jumat 30 Oktober 2026, harga saham SMGR ditutup di Rp 1.335, turun 30 poin atau 2,20% secara harian. Selama perdagangan lima hari terakhir, harga saham SMGR terakumulasi melemah 4,98%. Berikut daftar lengkap anggota indeks LQ45 periode 2 November 2025-29 Januari 2027: 1 . AADI PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (Tetap) 2 . ADMR PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (Tetap) 3 . ADRO ADARO ENERGY Tbk (Tetap) 4 . AKRA AKR Corporindo Tbk (Tetap) 5 . AMMN PT Amman Mineral Internasional Tbk. (Tetap) 6 . AMRT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Tetap) 7 . ANTM Aneka Tambang (Persero) Tbk (Tetap) 8 . ASII Astra International Tbk (Tetap) 9 . BBCA Bank Central Asia Tbk (Tetap) 10 . BBNI Bank Negara Indonesia Tbk (Tetap) 11 . BBRI PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (Tetap) 12 . BBTN Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Tetap) 13 . BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk (Tetap) 14 . BRPT Barito Pacific Tbk (Tetap) 15 . BUMI Bumi Resources Tbk (Tetap) 16 . CPIN Charoen Pokphand Indonesia Tbk (Tetap) 17 . CUAN PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (Tetap) 18 . DEWA Darma Henwa Tbk (Tetap) 19 . EMTK Elang Mahkota Teknologi Tbk (Tetap) 20 . ESSA Surya Esa Perkasa Tbk (Tetap) 21 . EXCL PT XL Axiata Tbk (Tetap) 22 . GOTO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (Tetap) 23 . HRTA PT Hartadinata Abadi Tbk (Tetap) 24 . ICBP Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (Tetap) 25 . INCO Vale Indonesia Tbk (Tetap)
Baca Juga: Harga Emas Spot Merosot ke Level Terendah Sejak Oktober 2025 26 . INDF Indofood Sukses Makmur Tbk (Tetap) 27 . INDY Indika Energy Tbk (Tetap) 28 . INKP Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (Tetap) 29 . ISAT Indosat Tbk (Tetap) 30 . ITMG Indo Tambangraya Megah Tbk (Tetap) 31 . JPFA JAPFA Comfeed Indonesia Tbk (Tetap) 32 . KLBF Kalbe Farma Tbk (Tetap) 33 . MAPI Mitra Adiperkasa Tbk (Tetap) 34 . MBMA PT Merdeka Battery Materials Tbk (Tetap) 35 . MDKA PT Merdeka Copper Gold Tbk. (Tetap) 36 . MEDC Medco Energi Internasional Tbk (Tetap) 37 . NCKL PT Trimegah Bangun Persada Tbk. Baru 38 . PGAS Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (Tetap) 39 . PGEO PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (Tetap) 40 . PTBA Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (Tetap) 41 . SMGR PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (Baru) 42 . TLKM PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (Tetap) 43 . UNTR United Tractors Tbk (Tetap) 44 . UNVR Unilever Indonesia Tbk (Tetap) 45 . WIFI PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Tetap)