KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (
ELPI) menetapkan pembagian dividen tunai yang lebih tinggi untuk tahun buku 2025.
Berdasarkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham pada 9 Maret 2026, ELPI membagikan dividen tunai sebesar Rp126,00 miliar atau setara Rp17 per saham. Dividen tersebut dijadwalkan dibayarkan pada 9 April 2026.
Wawan Heri Purnomo, Corporate Secretary ELPI, menyatakan peningkatan dividen ini merupakan wujud komitmen ELPI dalam memberikan imbal hasil yang optimal kepada pemegang saham, sekaligus hasil dari kerja keras seluruh tim dan dukungan para pemangku kepentingan.
“Nilai ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp100,06 miliar atau Rp13,50 per saham, yang mencerminkan pertumbuhan kinerja Perseroan yang berkelanjutan,” ungkap Wawan dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).
Baca Juga: IHSG Dibuka Melemah 1,1% ke 7.196 Kamis (9/4), Top Losers LQ45: AMMN, INCO, SCMA Kenaikan dividen ini sejalan dengan capaian kinerja ELPI sepanjang 2025. ELPI membukukan pendapatan sebesar Rp1,01 triliun, dengan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 213,30 miliar. Kinerja tersebut tidak hanya memperkuat posisi ELPI di industri pelayaran nasional, tetapi juga menjadi dasar bagi perseroan untuk terus memperluas pangsa pasar serta menjaga konsistensi dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham melalui kebijakan dividen. Di sisi ekspansi bisnis, ELPI mencatat pencapaian penting pada akhir 2025 dengan memenangkan tender proyek FLNG berdurasi jangka panjang. Total estimasi nilai kontrak mencapai sekitar Rp 2,39 triliun sepanjang masa operasional, dengan jangka waktu charter hingga 18 tahun. “Akhir tahun 2025 menjadi momentum penting bagi ELPI setelah berhasil memenangkan tender proyek FLNG dengan durasi jangka panjang. Ini merupakan pencapaian bersejarah dalam 33 tahun perjalanan Perseroan,” katanya.
Selain itu, ELPI juga tengah menjalankan aksi korporasi melalui Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I). ELPI berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.112.420.000 saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham atau setara 22,18% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD I.
Dengan harga pelaksanaan Rp350 per saham, Perseroan berpotensi menghimpun dana maksimal sekitar Rp 739,35 miliar.
“Pelaksanaan aksi korporasi ini juga tetap memperhatikan dan mematuhi ketentuan regulator terkait kepemilikan saham oleh publik (
free float) minimal sebesar 15%. Hal ini menjadi wujud komitmen Perseroan dalam menjaga transparansi dan kepercayaan investor di pasar modal,” lanjutnya. Ke depan, manajemen ELPI akan terus memperkuat strategi pertumbuhan melalui peningkatan kualitas layanan, optimalisasi armada, serta penguatan kemitraan strategis. Dengan fundamental yang solid, perseroan optimistis dapat menjaga tren pertumbuhan sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News