JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan cenderung tertekan pada perdagangan besok. Pasalnya, indikator teknikal indeks masih menunjukkan sinyal negatif. Lanjar Nafi, analis Reliance Securities mengatakan secara teknikal IHSG menguji support Ma25 di level 5277 yang juga sebagai support lower bollinger bands. Indikator stochastic masih terlihat bearish dengan momentum RSI yang menekan ke arah oversold. IHSG akan melanjutkan pelemahannya jika tidak berhasil menguji support tersebut dengan target koreksi hingga 38,2% fibonacci ratio dari besaran trend-nya di level 5212. "Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak cenderung tertekan kembali menguji support dengan range 5.210-5.330." katanya dalam riset yang diterima KONTAN, Senin (15/8).
Besok, IHSG diperkirakan masih Tertekan
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan cenderung tertekan pada perdagangan besok. Pasalnya, indikator teknikal indeks masih menunjukkan sinyal negatif. Lanjar Nafi, analis Reliance Securities mengatakan secara teknikal IHSG menguji support Ma25 di level 5277 yang juga sebagai support lower bollinger bands. Indikator stochastic masih terlihat bearish dengan momentum RSI yang menekan ke arah oversold. IHSG akan melanjutkan pelemahannya jika tidak berhasil menguji support tersebut dengan target koreksi hingga 38,2% fibonacci ratio dari besaran trend-nya di level 5212. "Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak cenderung tertekan kembali menguji support dengan range 5.210-5.330." katanya dalam riset yang diterima KONTAN, Senin (15/8).