BEST Bidik Peluang dari Data Center dan Pergudangan pada 2027



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) melihat prospek permintaan lahan industri pada 2027 masih menjanjikan. 

Pengembang kawasan industri MM2100 ini membidik peluang dari sektor data center, logistik dan pergudangan modern, serta makanan dan minuman (F&B).

Head of Corporate Finance and Investor Relation BEST Rika Mandasari mengatakan, permintaan lahan dari sektor data center masih sangat tinggi. Diikuti kebutuhan lahan untuk logistik dan pergudangan modern serta industri F&B juga. 


Baca Juga: Bekasi Fajar (BEST) Kantongi Marketing Sales Rp 130 Miliar hingga September 2026

“Diikuti permintaan yang tinggi dari sektor logistik dan pergudangan modern, hingga F&B,” ungkap Rika, kepada Kontan.co.id, Selasa (5/11). 

Meski begitu, sektor manufaktur tetap menjadi salah satu bagian penting dari permintaan kawasan industri. Namun, keputusan ekspansi dari investor di sektor tersebut cenderung lebih selektif.

Untuk menangkap peluang pertumbuhan tersebut, BEST akan terus memprioritaskan kesiapan infrastruktur dan utilitas kawasan, terutama untuk mengakomodasi kebutuhan sektor data center.

Selain mengandalkan penjualan lahan industri, BEST juga melihat peluang pertumbuhan dari bisnis pergudangan. Perusahaan mencatat tingkat okupansi pergudangan BeFa telah mencapai 100%, mencerminkan tingginya permintaan terhadap fasilitas pergudangan di kawasan tersebut.

Melihat potensi pasar tersebut, BEST mengembangkan BeFa Industrial Hub sebagai produk Standard Factory Building (SFB). Produk ini ditawarkan dalam berbagai ukuran yang disesuaikan dengan kebutuhan calon tenant.

Pengembangan BeFa Industrial Hub diharapkan dapat memperluas pilihan solusi bagi investor dan calon tenant, khususnya yang membutuhkan fasilitas industri siap pakai tanpa harus mengembangkan bangunan sendiri.

“Perseroan melakukan pemasaran bersama mitra strategis untuk mendorong penyerapan produk tersebut dan mengoptimalkan pemanfaatan aset,” ujarnya. 

Di sisi lain, peluang permintaan lahan juga tercermin dari pipeline BEST. Per September 2026, pipeline permintaan lahan Perseroan tercatat sebesar 76 hektare.

Meski demikian, BEST menegaskan pipeline tersebut masih merupakan potensi permintaan dan belum dikategorikan sebagai transaksi yang telah terealisasi pada kuartal III-2026.

Baca Juga: Hyundai Perkuat Segmen Hybrid, Sejumlah Produk Baru Segera Meluncur

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News