Betonjaya Manunggal (BTON) bidik penjualan Rp 122 miliar di tahun ini



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Produsen besi beton, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) membidik pertumbuhan bisnis sekitar 5% di tahun 2021 ini. Meski di tengah pandemi Covid-19, BTON optimis target tersebut dapat tercapai. 

Direktur Betonjaya Manunggal, Andy Soesanto, mengatakan prospek penjualan di tahun ini masih cukup bagus. Hanya saja hal itu juga tergantung bagaimana penanganan Covid-19 dan kapan pandemi ini mereda. 

Adapun, hingga tutup tahun nanti, emiten besi beton berkode saham BTON tersebut menargetkan bisa menyamai kinerja tahun lalu. Untuk itu, perseroan pun telah menyusun strategi yang sama seperti tahun sebelumnya. 


Misalnya saja strategi bisnis yang prudent dan konservatif. Ia menilai saat ini pemulihan pasar besi beton masih belum terlalu signifikan sejak tahun 2020 lalu. Hal itu lantaran tak terlepas dari kondisi sektor properti yang belum sepenuhnya pulih akibat dampak pandemi Covid-19. 

Baca Juga: Betonjaya Manunggal (BTON) kantongi laba Rp 9,87 miliar pada Kuartal I-2021

“Kami masih menyusun strategi seperti tahun sebelumnya yakni prudent dan konservatif mengingat kondisi ekonomi global masih lesu,” kata dia saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (1/8). 

Meski demikian, Andy menyebutkan bahwa di tahun ini BTON optimis untuk membidik target penjualan dapat mencapai Rp 122 miliar. 

Sebagai informasi, hingga kuartal 1-2021, BTON membukukan kenaikan kinerja penjualan bersih sebesar Rp 33,08 miliar atau meningkat 25,71%  dari realisasi penjualan bersih di kuartal I-2020 senilai Rp 26,31 miliar.

Di sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, penjualan bersih BTON ditopang oleh penjualan dari segmen besi beton senilai Rp 17,81 miliar, kemudian diikuti segmen waste plate Rp 11,43 miliar, serta segmen missroll dan lain-lain senilai Rp 3,83 miliar.

Baca Juga: Penjualan Betonjaya Manunggal (BTON) tumbuh 25,71% di kuartal pertama tahun ini

Editor: Noverius Laoli