KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beyondtech siap memasuki 2026 dengan kepemimpinan yang lebih solid, tata kelola yang kuat, serta komitmen pada pertumbuhan berkelanjutan di industri pembayaran dan remitansi. Manajemen menilai 2026 menjadi momentum strategis, bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Beyondtech ingin memperkuat identitas perusahaan, tata kelola, dan kepercayaan publik, seiring jutaan pengguna yang dilayani setiap hari di berbagai wilayah Indonesia. Direktur Beyondtech Maulana mengatakan, penguatan kepemimpinan menjadi langkah penting untuk menghadapi dinamika industri pembayaran yang terus berkembang.
“Kehadiran dua figur baru di jajaran kepemimpinan merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi perusahaan. Pengalaman dan perspektif yang mereka bawa akan memperdalam pengambilan keputusan serta memperkuat stabilitas dan disiplin organisasi,” ujar Maulana dalam keterangannya, Minggu (11/1).
Baca Juga: Topremit Permudah Konsumen yang Ingin Kirim Uang ke China Melalui Alipay Beyondtech terus mengusung teknologi virtual assistant Kartini sebagai simbol identitas inklusif perusahaan. Kartini menegaskan komitmen Beyondtech menghadirkan layanan pembayaran yang tetap manusiawi, mudah diakses, dan memberdayakan seluruh lapisan masyarakat. Strategi Beyondtech pada 2026 bertumpu pada tiga pilar utama, yakni Always On untuk memastikan layanan andal tanpa jeda, Secure melalui penguatan kepatuhan, keamanan, dan pencegahan fraud di setiap transaksi, serta Beyond yang berfokus pada pengembangan ekosistem pembayaran yang lebih luas, terintegrasi, dan berorientasi masa depan. Tahun 2026, Beyondtech juga akan memperluas kehadiran regional, memperkuat komunitas, serta meningkatkan visibilitas merek baik secara online maupun offline. “Penguatan kemitraan layanan keuangan, edukasi literasi dan keamanan keuangan digital, serta pembangunan kepercayaan sebagai brand remitansi nasional turut menjadi fokus utama," ujar Maulana. Saat ini, Beyondtech didukung struktur kepemimpinan yang lebih berpengalaman. Alan Maulana menjabat Komisaris Utama sekaligus board of founder, dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di industri payment dan jasa keuangan. Ia berperan menjaga arah strategis perusahaan tetap sejalan dengan prinsip tata kelola yang kuat dan visi jangka panjang.
Baca Juga: Fluktuasi Nilai Tukar, Bisnis Remitansi Perbankan Tetap Bertaji Selain itu, Priadi Santoso bergabung sebagai Komisaris. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di sektor sistem pembayaran dan jasa keuangan, termasuk sebagai pengawas sistem pembayaran di Bank Indonesia, kehadirannya memperkuat aspek kepatuhan regulasi, manajemen risiko, dan kepercayaan institusional Beyondtech. Di sisi eksekusi, Maulana juga menjalankan peran sebagai Direktur sekaligus board of founder yang memimpin operasional harian dengan fokus pada disiplin eksekusi, kepatuhan, dan pertumbuhan berkelanjutan.
Sementara itu, Rizky Fadhilla Anwar ditunjuk sebagai Associate Director, membawa pengalaman 13 tahun di berbagai perusahaan fintech dan payment. Ia bertanggung jawab memperkuat daya saing, ekspansi, dan visibilitas Beyondtech di dalam maupun luar negeri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News