BFI Finance (BFIN) Bidik Dana Rp 3 Triliun dari Penerbitan Obligasi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) membidik penerbitan obligasi sebesar Rp 3 triliun sepanjang 2026. Target ini berpeluang ditingkatkan apabila kondisi makroekonomi dan pasar keuangan semakin kondusif.

Corporate Communication Head BFI Finance Indonesia Dian Ariffahmi mengatakan, pada periode kuartal I-2026 ini perusahaan belum merealisasikan penerbitan obligasi.

“Hingga kuartal I-2026, BFI Finance belum melakukan penerbitan obligasi,” ujar Dian kepada Kontan, Selasa (24/2/2026).


Baca Juga: Panin Bank bukukan laba bersih sebesar Rp 2,87 triliun sepanjang tahun 2025

Meski demikian, perusahaan telah menetapkan target penerbitan obligasi sebesar Rp 3 triliun untuk sepanjang tahun ini. Menurut Dian, nilai tersebut masih bersifat fleksibel dan dapat meningkat apabila kondisi makro membaik.

“Jika kondisi makro semakin membaik, maka kemungkinan nilai penerbitan obligasi dapat melebihi target awal,” jelasnya.

Berbeda dengan tren sebagian pelaku industri yang menerbitkan obligasi untuk kebutuhan refinancing, BFI Finance menegaskan dana hasil penerbitan nantinya akan difokuskan untuk mendukung ekspansi pembiayaan baru.

“Apabila BFI Finance melakukan penerbitan obligasi pada tahun ini, maka dana hasil obligasi akan difokuskan untuk ekspansi pembiayaan baru,” imbuh Dian.

Baca Juga: Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Kantongi Laba Rp 57,13 Triliun pada 2025

Selanjutnya: Harga Minyak Naik Kamis (26/2) Pagi: Brent ke US$ 71,12 dan WTI ke US$ 65,65

Menarik Dibaca: IHSG Bergerak Fluktuatif di Dua Zona, Cek Saham Top Gainers Pagi Ini (26/2)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News