BGN Ingatkan Siswa Tak Bawa Pulang Makanan Program MBG, Apa Alasannya?



KONTAN.CO.ID - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan kepada jajarannya untuk menerapkan prinsip zero tolerance terhadap kasus keracunan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sudaryono menuturkan, harus ada penguatan pelayanan, pengawasan serta kolaborasi dengan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program MBG.

Baca Juga: KPK Periksa Rudi Tanoe Terkait Dugaan Korupsi Bansos Beras Rp 200 Miliar


"Aspek keamanan pangan merupakan prinsip yang tidak dapat ditawar dalam pelaksanaan MBG," tegas Sudaryono kepada jajarannya seusai Rapat Pimpinan BGN, dikutip dari keterangan pers, Senin (10/8/2026).

Eks Wakil Menteri Pertanian tersebut menuturkan, pemenuhan gizi bagi masyarakat harus berjalan seiring dengan jaminan keamanan makanan yang dikonsumsi penerima manfaat.

Karena itu, BGN terus meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan MBG sebagai bagian dari upaya mencegah terjadinya risiko keracunan.

Pengawasan tersebut itu membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari penyelenggara program hingga sekolah, guru, peserta didik, dan pihak terkait lainnya.

"Insya Allah kami, Badan Gizi Nasional, terus meningkatkan pelayanan, pengawasan, monitoring, dan kolaborasi dari semua pihak agar program ini berjalan dengan baik," ujarnya.

Baca Juga: Tak Perlu ke Dukcapil, Akta Kelahiran Langsung Terbit Setelah Bayi Lahir

Dia menegaskan, kepatuhan terhadap ketentuan konsumsi makanan termasuk memastikan makanan dikonsumsi dalam batas waktu yang telah ditentukan, menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah risiko yang tidak diinginkan.

BGN mengingatkan peserta didik agar tidak membawa pulang makanan MBG untuk dikonsumsi di rumah karena berisiko terhadap potensi keracunan.

"Kondisi dan kualitas makanan setelah berada di luar pengawasan penyelenggara tidak dapat dipastikan, sehingga berpotensi menimbulkan risiko keamanan pangan.

Sudaryono menegaskan, MBG bukan sekadar memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memberikan rasa aman kepada seluruh penerima manfaat.

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/08/11/20144791/tegaskan-zero-tolerance-keracunan-mbg-kepala-bgn-aspek-keamanan-tidak-bisa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News