Bhineka (BIKE) Garap Pengembangan Pasar Jaya Pasar Minggu Bernilai Rp 1 Triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) ekspansi bisnis ke sektor properti, infrastruktur, dan pengembangan kawasan. Melalui anak usahanya, PT Ratu Karya, BIKE menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Perumda Pasar Jaya terkait rencana pembangunan dan pengembangan kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Direktur Utama PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) Eric Kusuma dalam keterbukaan informasi di BEI mengatakan, penandatanganan MoU tersebut menjadi bentuk kesepahaman awal antara PT Ratu Karya dan Perumda Pasar Jaya untuk mempersiapkan pelaksanaan kerja sama pengembangan kawasan Pasar Minggu.

"Penandatanganan MoU tersebut merupakan bentuk kesepahaman awal antara Perseroan dan Perumda Pasar Jaya untuk mempersiapkan pelaksanaan kerja sama dalam rangka pengembangan kawasan Pasar Minggu," ujar Eric dalam keterbukaan informasi pada Jumat (18/9/2026).


Baca Juga: Siloam (SILO) Bakal Akuisisi 14 Perusahaan Pemilik Properti Rumah Sakit

Dalam rencana tersebut, kawasan Pasar Minggu tidak hanya dikembangkan sebagai area perdagangan. BIKE menyebut proyek ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang untuk membentuk kawasan yang lebih terintegrasi.

Fasilitas yang direncanakan antara lain kios dan los bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), rumah susun, rumah sakit, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga food court.

Dengan cakupan pengembangan yang cukup luas tersebut, proyek pembangunan dan pengembangan Pasar Minggu diperkirakan membutuhkan nilai investasi mencapai Rp 1 triliun.

"Perjanjian Pelaksanaan Pembangunan Pasar Minggu Wilayah Jakarta Selatan ini diperkirakan menyerap nilai investasi senilai Rp 1 triliun," kata Eric.

Meski demikian, BIKE menegaskan rencana tersebut masih berada pada tahap awal. Realisasi proyek akan bergantung pada sejumlah kajian dan pemenuhan persyaratan sebelum kerja sama dapat dilanjutkan ke tahap pelaksanaan.

Persyaratan tersebut mencakup aspek teknis, legal, komersial, dan finansial, termasuk pemenuhan perizinan serta persetujuan korporasi. Seluruh tahapan juga akan mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Harga saham BIKE naik 9,71% di level Rp 1.130 per saham pada Jumat (18/9/2026). Sementara dalam lima hari saham BIKE telah naik 22,83%. 

Baca Juga: Solusi Environment (SOFA) Siapkan Rp 131 Miliar untuk Ekspansi Bisnis Waste-to-Energy

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News