JAKARTA. Berbagai kebijakan tak kunjung membuat bank memotong suku bunga kreditnya, Bank Indonesia (BI) kini mengejar efisiensi perbankan. Kebijakan yang bermuara pada bunga kredit murah ini akan dituntaskan sebelum kewenangan pengawasan individu bank pindah ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sejumlah kebijakan akan segera keluar. Pertama, BI akan mengejar penurunan biaya dana (cost of fund) dan overhead cost. Jika ini sudah dibenahi, regulator masuk ke profit margin dan premi risiko bank. Untuk itu, BI akan membuat standardisasi agar bank lebih objektif menilai profil risiko nasabah. Di biaya dana, bunga deposito bakal menjadi sasaran. Target kebijakan BI adalah mengendalikan bank agar tak jorjoran mengeluarkan dana untuk menjaring simpanan. Maklum, bunga deposito bank kita tercatat paling tinggi ketimbang negara lain. Per November 2011, rata-rata bunga deposito kita 6,39%, sementara inflasi 4,15%. Di Malaysia, inflasi 3,4% dan bunga deposito 1,14%. Thailand, inflasi 4,19% dan bunga 2,71%. Filipina, inflasi 5,2%, deposito 2,74%. Korea, inflasi 4,2% dan bunga deposito 3,94%.
BI akan larang bank-bank berikan hadiah
JAKARTA. Berbagai kebijakan tak kunjung membuat bank memotong suku bunga kreditnya, Bank Indonesia (BI) kini mengejar efisiensi perbankan. Kebijakan yang bermuara pada bunga kredit murah ini akan dituntaskan sebelum kewenangan pengawasan individu bank pindah ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sejumlah kebijakan akan segera keluar. Pertama, BI akan mengejar penurunan biaya dana (cost of fund) dan overhead cost. Jika ini sudah dibenahi, regulator masuk ke profit margin dan premi risiko bank. Untuk itu, BI akan membuat standardisasi agar bank lebih objektif menilai profil risiko nasabah. Di biaya dana, bunga deposito bakal menjadi sasaran. Target kebijakan BI adalah mengendalikan bank agar tak jorjoran mengeluarkan dana untuk menjaring simpanan. Maklum, bunga deposito bank kita tercatat paling tinggi ketimbang negara lain. Per November 2011, rata-rata bunga deposito kita 6,39%, sementara inflasi 4,15%. Di Malaysia, inflasi 3,4% dan bunga deposito 1,14%. Thailand, inflasi 4,19% dan bunga 2,71%. Filipina, inflasi 5,2%, deposito 2,74%. Korea, inflasi 4,2% dan bunga deposito 3,94%.