KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penurunan indeks keyakinan konsumen (IKK) yang tercatat Bank Indonesia (BI) menjadi salah satu faktor yang perlu dicermati industri asuransi umum. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi prioritas pengeluaran masyarakat, termasuk dalam membeli produk asuransi. Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brillian Gema mengatakan, perubahan daya beli dan keyakinan konsumen dapat memengaruhi permintaan asuransi umum.
Namun, kebutuhan masyarakat untuk melindungi aset dan memitigasi risiko finansial juga menjadi faktor yang menentukan. “Perubahan daya beli dan keyakinan konsumen tentu menjadi salah satu faktor yang kami cermati karena dapat memengaruhi prioritas pengeluaran masyarakat,” ujar Brillian kepada Kontan, Senin (12/10/2026). “Namun, permintaan asuransi umum tidak hanya ditentukan oleh kondisi konsumsi, tetapi juga oleh kebutuhan masyarakat untuk melindungi aset dan memitigasi risiko finansial,” tambahnya.
Baca Juga: Strategi Asuransi Jasindo Perkuat Lini Properti pada Kuartal IV-2026 Ia menambahkan, peningkatan literasi dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan asuransi menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan pasar asuransi ritel. Bagi Jasindo, segmen ritel tetap menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan perlindungan asuransi kepada masyarakat. Perusahaan mengevaluasi perkembangan bisnis dengan mempertimbangkan potensi pasar, kebutuhan nasabah, serta kualitas portofolio yang dikelola melalui pendekatan Risk Management Partnership. “Fokus kami tidak hanya pada pertumbuhan premi, tetapi juga pada pengembangan bisnis yang berkelanjutan melalui produk yang relevan, penguatan kanal distribusi, peningkatan kualitas layanan, serta komunikasi yang lebih efektif mengenai manfaat asuransi,” kata Brillian.
Ke depan, Jasindo akan terus mendorong pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan nasabah agar perlindungan asuransi semakin mudah diakses dan dipahami masyarakat. “Kami ingin memperkuat pemahaman bahwa asuransi bukan sekadar biaya, melainkan instrumen untuk mengantisipasi risiko dan menjaga stabilitas finansial ketika terjadi kejadian yang tidak diharapkan,” tutupnya.
Baca Juga: Jasindo Terapkan Strategi Ini Antisipasi Peningkatan Risiko Akibat Bencana Alam Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News