BI Catat Transaksi Digital Tumbuh 28,69% per Juli 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Transaksi pembayaran digital terus tumbuh pada Juli 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 5,5 miliar transaksi atau tumbuh 28,69% secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan tersebut turut ditopang oleh transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang terus mencatat pertumbuhan tinggi. Volume transaksi QRIS pada Juli 2026 tumbuh 82,42% yoy. Pjs Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, pertumbuhan transaksi QRIS sejalan dengan semakin luasnya penggunaan layanan tersebut di masyarakat. "Volume transaksi melalui internet dan aplikasi mobile masing-masing tumbuh 9,39% yoy dan 24,25% yoy. Ini termasuk transaksi QRIS yang terus tumbuh tinggi mencapai 82,42% yoy," ujar Destry dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Gubernur BI, Rabu (19/8/2026).

Baca Juga: Strategi Perbankan Pacu Kredit Konsumer Dari sisi infrastruktur, volume transaksi ritel melalui BI-FAST mencapai 546 juta transaksi atau tumbuh 31,62% yoy dengan nilai transaksi mencapai Rp 1.355 triliun. Sementara itu, volume transaksi bernilai besar melalui BI-RTGS tercatat sebanyak 0,99 juta transaksi atau tumbuh 3,12% yoy. Nominal transaksi BI-RTGS tumbuh 1,54% yoy menjadi Rp 20.097 triliun. Sementara itu, dari sisi pengelolaan uang Rupiah, Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) tumbuh 15,10% yoy menjadi Rp1.314 triliun pada Juli 2026. BI juga terus menjaga ketersediaan uang Rupiah dengan jumlah yang cukup dan kualitas yang layak edar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah 3T.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News