KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat, transaksi modal dan finansial mengalami surplus sebesar US$ 12,0 miliar pada kuartal II 2026, setelah pada kuartal I 2026 mengalami defisit sebesar US$ 4,8 miliar. Kepala Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso menyampaikan, transaksi modal dan finansial mencatat surplus didukung oleh peningkatan aliran masuk investasi langsung dan investasi portofolio sehingga dapat menopang Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) terjaga. Selain itu surplus pada transaksi modal dan finansial didukung oleh aliran modal asing dalam bentuk investasi langsung dan investasi portofolio di tengah ketidakpastian perekonomian dan pasar keuangan global yang meningkat.
BI Catat Transaksi Modal dan Finansial Surplus US$ 12 Miliar pada Kuartal II 2026
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat, transaksi modal dan finansial mengalami surplus sebesar US$ 12,0 miliar pada kuartal II 2026, setelah pada kuartal I 2026 mengalami defisit sebesar US$ 4,8 miliar. Kepala Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso menyampaikan, transaksi modal dan finansial mencatat surplus didukung oleh peningkatan aliran masuk investasi langsung dan investasi portofolio sehingga dapat menopang Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) terjaga. Selain itu surplus pada transaksi modal dan finansial didukung oleh aliran modal asing dalam bentuk investasi langsung dan investasi portofolio di tengah ketidakpastian perekonomian dan pasar keuangan global yang meningkat.