KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) terus memperluas kapabilitas layanan sistem pembayaran melalui pengembangan BI-FAST tahap kedua. Sepanjang 2025, layanan lanjutan BI-FAST mencatat pertumbuhan transaksi yang kian solid seiring meningkatnya adopsi oleh perbankan dan pelaku usaha. Pada Desember 2024 lalu, BI-FAST meluncurkan tiga layanan baru sebagai bagian dari pengembangan BI-FAST Fase I Tahap 2, yakni transfer secara kolektif atau bulk credit transfer (BCT), pembayaran atas dasar permintaan atau request for payment (RFP), dan transfer debit secara langsung atau direct debit transfer (DDT). Menurut Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso, sepanjang tahun 2025, total volume transaksi dari ketiga layanan tersebut mencapai kisaran 151.000 transaksi dengan nilai mencapai Rp 9,55 triliun.
BI-FAST Tahap 2 Catat 151.000 Transaksi Sepanjang 2025, Tembus Rp 9,55 Triliun
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) terus memperluas kapabilitas layanan sistem pembayaran melalui pengembangan BI-FAST tahap kedua. Sepanjang 2025, layanan lanjutan BI-FAST mencatat pertumbuhan transaksi yang kian solid seiring meningkatnya adopsi oleh perbankan dan pelaku usaha. Pada Desember 2024 lalu, BI-FAST meluncurkan tiga layanan baru sebagai bagian dari pengembangan BI-FAST Fase I Tahap 2, yakni transfer secara kolektif atau bulk credit transfer (BCT), pembayaran atas dasar permintaan atau request for payment (RFP), dan transfer debit secara langsung atau direct debit transfer (DDT). Menurut Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso, sepanjang tahun 2025, total volume transaksi dari ketiga layanan tersebut mencapai kisaran 151.000 transaksi dengan nilai mencapai Rp 9,55 triliun.
TAG: