KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mengingatkan dampak prospek pertumbuhan ekonomi global yang melambat ke 3,1%, serta meningkatnya harga minyak imbas konflik di Timur Tengah yang bisa memperlebar defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD). Harga minyak dunia ditutup melonjak lebih dari 3% pada perdagangan Selasa (17/3/2026), seiring meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Iran kembali melancarkan serangan ke Uni Emirat Arab (UEA). Melansir Reuters, harga minyak acuan global Brent naik US$ 3,21 atau 3,2% ke level US$ 103,42 per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) menguat US$2,71 atau 2,9% ke US$96,21 per barel.
BI Ingatkan Perlambatan Ekonomi Global Bisa Mengerek Defisit Transaksi Berjalan
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mengingatkan dampak prospek pertumbuhan ekonomi global yang melambat ke 3,1%, serta meningkatnya harga minyak imbas konflik di Timur Tengah yang bisa memperlebar defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD). Harga minyak dunia ditutup melonjak lebih dari 3% pada perdagangan Selasa (17/3/2026), seiring meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Iran kembali melancarkan serangan ke Uni Emirat Arab (UEA). Melansir Reuters, harga minyak acuan global Brent naik US$ 3,21 atau 3,2% ke level US$ 103,42 per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) menguat US$2,71 atau 2,9% ke US$96,21 per barel.