KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren penurunan bunga acuan telah memicu masyarakat kalangan menengah keatas mengubah portofolio investasi. Bank Indonesia mencermati segmen ini mengeser portofolio deposito ke surat berharga negara (SBN) ritel. “Ini terlihat sekali penurunan jumlah deposito perorangan ke SBN individual. Memang ada dari pergeseran dan banyak pembelian SBN ritel oleh sektor rumah tangga. Begitupun di pasar modal, terlihat sekali pertumbuhan investor ritel semakin meningkat,” ujar Asisten Gubernur, Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Juda Agung dalam paparan secara virtual pada Jumat (2/7). Lanjutnya, dana pihak ketiga (DPK) sektor rumah tangga ini memang mengalami pertumbuhannya melambat. Terutama deposito rumah tangga mengalami kontraksi sedangkan tabungan meningkat.
BI melihat pergeseran portofolio deposito perorangan ke SBN ritel
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren penurunan bunga acuan telah memicu masyarakat kalangan menengah keatas mengubah portofolio investasi. Bank Indonesia mencermati segmen ini mengeser portofolio deposito ke surat berharga negara (SBN) ritel. “Ini terlihat sekali penurunan jumlah deposito perorangan ke SBN individual. Memang ada dari pergeseran dan banyak pembelian SBN ritel oleh sektor rumah tangga. Begitupun di pasar modal, terlihat sekali pertumbuhan investor ritel semakin meningkat,” ujar Asisten Gubernur, Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Juda Agung dalam paparan secara virtual pada Jumat (2/7). Lanjutnya, dana pihak ketiga (DPK) sektor rumah tangga ini memang mengalami pertumbuhannya melambat. Terutama deposito rumah tangga mengalami kontraksi sedangkan tabungan meningkat.