BI: Pakai kartu GPN, bank hemat Rp 7,23 miliar per hari



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) tengah mendorong implementasi kartu berlogo nasional lewat Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). BI menilai, dengan menggunakan kartu pembayaran berlogo GPN ini masyarakat akan memperoleh keuntungan dan kenyamanan lebih banyak. Selain itu, perbankan dan merchant juga bakal lebih diuntungkan dengan GPN.

BI menyebutkan, setidaknya ada dua efisiensi yang diperoleh bank. Pertama, penyesuaian biaya merchant discount rate (MDR) dan penurunan biaya lisensi penggunaan logo prinispal pembayaran internasional.

Kepala Departemen Elektronifikasi dan GPN BI Pungky P. Wibowo mengatakan, menurut hitung-hitungan BI dari sisi MDR, nilai efisiensi yang dapat dihemat mencapai Rp 7,23 miliar per hari. Hitungan ini berasal dari peningkatan biaya MDR untuk transaksi di satu bank (on us) sebesar Rp 24,23 miliar dan dikurangi penurunan biaya transaksi antar bank (off us) senilai Rp 17 miliar. "Efisiensi lainnya berasal dari fee yang tidak lagi dibayarkan kepada prinsipal internasional," ujarnya di Jakarta, Kamis (12/7).


Penghematan tersebut, imbuh Pungky, dibarengi dengan adanya peningkatan transaksi pasca implementasi GPN. Catatan BI, nilai transaksi interkoneksi kartu debit domestik pada Mei 2018 setelah peluncuran GPN pada akhir 2017 lalu meningkat tajam sebesar 107,48% pada Mei 2018.

BI terus mendorong bank aktif mendistribusikan kartu pembayaran berlogo nasional. Sampai akhir 2018, BI menargetkan perbankan mampu menyelesaikan 30% dari total komitmen penerbitan kartu pembayaran yang memenuhi standard National Standard Indonesian Chip Card Specification (NSICCS).

BI mencatat, sampai dengan Mei 2018 sudah ada 937.000 kartu berlogo GPN yang dicetak, serta 497.000 kartu berlogo GPN yang telah didistribusikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Khomarul Hidayat