KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) telah memangkas suku bunga menjadi 6%. Sejalan, Federal Reserve (The Fed) juga pangkas suku bunga 50 basis poin menjadi 4,75%-5%. Mengenai hal itu, PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) menilai, unitlink jenis saham, campuran, dan pendapatan tetap, akan mendapatkan efek positif setelah BI dan The Fed memangkas suku bunga. "Fund pendapatan tetap diuntungkan secara langsung oleh kenaikan harga obligasi. Fund Saham juga mendapat efek positif dari ekspektasi peningkatan pendapatan perusahaan dengan turunnya beban bunga utang, sehingga mendorong kenaikan harga saham," ucap Equity Research & UL Strategy Manager MSIG Life Wiratama mengatakan kepada Kontan, Kamis (19/9).
Wiratama menambahkan, outlook ekonomi global dan Indonesia yang cenderung positif dapat menjadi sentimen positif bagi saham dan obligasi ke depannya. Sementara itu, Wiratama menerangkan per 18 September 2024, fund saham AS, Excellink Global Aggressive Dollar, mencatatkan kinerja tertinggi secara year to date dengan imbal hasil 9,06%. Baca Juga: Premi Tunggal Asuransi JIwa Turun 1% pada Semester I-2024 Tapi Reguler Naik, Ada Apa?