KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) terus memperkuat berbagai bauran kebijakan guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah upaya menjaga stabilitas makroekonomi. Langkah tersebut ditempuh melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta percepatan penyaluran kredit kepada sektor produktif. Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso mengatakan, UMKM menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus penyerap tenaga kerja. Karena itu, BI terus memperkuat pengembangan UMKM agar semakin berdaya saing. Sepanjang 2025, omzet UMKM binaan BI mencapai Rp 7,02 triliun atau tumbuh 23,1% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tertinggi tercatat pada UMKM berorientasi ekspor sebesar 21% dan UMKM digital sebesar 25%.
BI Perkuat Dukungan ke UMKM dan Penyaluran Kredit untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) terus memperkuat berbagai bauran kebijakan guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah upaya menjaga stabilitas makroekonomi. Langkah tersebut ditempuh melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta percepatan penyaluran kredit kepada sektor produktif. Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso mengatakan, UMKM menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus penyerap tenaga kerja. Karena itu, BI terus memperkuat pengembangan UMKM agar semakin berdaya saing. Sepanjang 2025, omzet UMKM binaan BI mencapai Rp 7,02 triliun atau tumbuh 23,1% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tertinggi tercatat pada UMKM berorientasi ekspor sebesar 21% dan UMKM digital sebesar 25%.