KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkuat insentif instrumen lindung nilai untuk menarik aliran masuk modal asing di tengah tekanan terhadap nilai tukar Rupiah akibat gejolak global. Kebijakan ini diharapkan menjaga daya tarik aset keuangan domestik sekaligus memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah. Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan, BI terus mengoptimalkan berbagai instrumen moneter, termasuk meningkatkan insentif bagi investor asing agar aliran modal masuk ke pasar keuangan domestik tetap terjaga. "Sejak diberlakukan pada Juni 2026, kebijakan ini berhasil menarik aliran masuk modal asing sebesar US$ 9,9 miliar per 20 Oktober 2026," ujar Destry dalam konferensi pers, Rabu (21/10/2026).
BI Perkuat Insentif Lindung Nilai, Modal Asing Masuk US$ 9,9 Miliar
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkuat insentif instrumen lindung nilai untuk menarik aliran masuk modal asing di tengah tekanan terhadap nilai tukar Rupiah akibat gejolak global. Kebijakan ini diharapkan menjaga daya tarik aset keuangan domestik sekaligus memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah. Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan, BI terus mengoptimalkan berbagai instrumen moneter, termasuk meningkatkan insentif bagi investor asing agar aliran modal masuk ke pasar keuangan domestik tetap terjaga. "Sejak diberlakukan pada Juni 2026, kebijakan ini berhasil menarik aliran masuk modal asing sebesar US$ 9,9 miliar per 20 Oktober 2026," ujar Destry dalam konferensi pers, Rabu (21/10/2026).