KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Bank Indonesia (BI) terus memperkuat pelonggaran kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas dan mendorong likuiditas perekonomian. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan menurunkan outstanding instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan, posisi SRBI tercatat turun dari Rp 916,97 triliun pada awal 2025 menjadi Rp 730,90 triliun pada akhir 2025. Penurunan tersebut berlanjut hingga mencapai Rp 694,04 triliun per 20 Januari 2026. Baca Juga: BI Sudah Beli SBN Rp 23,69 Triliun pada Januari 2026
BI Perkuat Pelonggaran Moneter, Outstanding SRBI Turun Jadi Rp 694 Triliun
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Bank Indonesia (BI) terus memperkuat pelonggaran kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas dan mendorong likuiditas perekonomian. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan menurunkan outstanding instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan, posisi SRBI tercatat turun dari Rp 916,97 triliun pada awal 2025 menjadi Rp 730,90 triliun pada akhir 2025. Penurunan tersebut berlanjut hingga mencapai Rp 694,04 triliun per 20 Januari 2026. Baca Juga: BI Sudah Beli SBN Rp 23,69 Triliun pada Januari 2026