BI perlu perketat kebijakan moneter bulan ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia akhir April 2018 sebesar US$ 124,9 miliar. Itu berarti, cadev turun US$ 1,1 miliar dari posisinya per akhir Maret 2018 yang sebesar US$ 126 miliar.

Ekonom Maybank Juniman mengatakan, dengan cadev ini terlihat bahwa BI melakukan intervensi secara terukur sehingga turunnya di bawah ekspektasi, “Dan di sisi lain rupiah melemah terus. Itu yang terjadi,” kata Juniman kepada Kontan.co.id, Selasa (8/5).

Namun demikian, ia mengatakan bahwa untuk menghemat reserve, bulan ini BI perlu melakukan pengetatan kebijakan moneternya. Sebab, tekanan global masih akan mengintai sepanjang tahun.


“Tekanan global tidak selesai sampai bulan depan saja. Kalau BI gunakan cadev terus akan habis. Satu-satunya jalan agar rupiah tidak teralu tertekan adalah naikkan suku bunga bulan ini,” ucapnya.

Ia melanjutkan, BI bisa menaikkan suku bunganya sebesar 25 bps untuk berikan kesan positif kepada investor bahwa BI melakukan hal yang sama di saat negara-negara lain juga melakukan pengetatan moneter.

Menurut Juniman, dengan suku bunga yang sekarang nyatanya ekonomi hanya bertumbuh segitu-segitu saja. Maka, dengan kondisi ini, bukan masalah suku bunga, tetapi daya beli masyarakat secara keseluruhan.

“Kita lihat dari kuartal I tahun lalu konsumsi rumah tangga stagnan. Jadi, kebijakannya bisa lebih ke fiskal saja, moneter tidak terlalu signifikan. artinya kalau dinaikkan sekali tidak apa-apa,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto