KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada 2026 tetap berada dalam kondisi yang baik, meski ketidakpastian global masih tinggi. Ketahanan eksternal tersebut ditopang oleh defisit transaksi berjalan yang diprakirakan tetap rendah. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, pada 2026 defisit transaksi berjalan diperkirakan berada dalam kisaran 0,1% hingga 0,9% terhadap produk domestik bruto (PDB). Angka tersebut mencerminkan kondisi transaksi berjalan yang masih sehat. “Ke depan, secara keseluruhan NPI pada tahun 2026 tetap baik dengan defisit transaksi berjalan yang rendah,” ujar Perry dalam konferensi pers, Rabu (21/1/2026).
BI Proyeksikan NPI 2026 Tetap Kuat, Defisit Transaksi Berjalan Rendah
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada 2026 tetap berada dalam kondisi yang baik, meski ketidakpastian global masih tinggi. Ketahanan eksternal tersebut ditopang oleh defisit transaksi berjalan yang diprakirakan tetap rendah. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, pada 2026 defisit transaksi berjalan diperkirakan berada dalam kisaran 0,1% hingga 0,9% terhadap produk domestik bruto (PDB). Angka tersebut mencerminkan kondisi transaksi berjalan yang masih sehat. “Ke depan, secara keseluruhan NPI pada tahun 2026 tetap baik dengan defisit transaksi berjalan yang rendah,” ujar Perry dalam konferensi pers, Rabu (21/1/2026).
TAG: