KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan atau BI rate di level 5,75%. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menilai ditahannya BI rate di level 5,75% belum menjadi momentum kuat bagi multifinance untuk menerbitkan surat utang. "Ditahannya BI Rate di level 5,75% memang memberikan kepastian yang lebih baik bagi issuer, tetapi belum dapat dikatakan sebagai momentum yang kuat untuk mempercepat penerbitan obligasi," ucap Fixed Income Analyst Pefindo Ahmad Nasrudin kepada Kontan, Selasa (25/8). Ahmad menambahkan, keputusan hold mengurangi risiko kenaikan biaya dana lebih lanjut dalam jangka sangat pendek, tetapi level biaya pendanaan tetap jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.
BI Rate 5,75%, Pefindo: Belum Jadi Momentum Kuat bagi Multifinance Terbitkan Obligasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan atau BI rate di level 5,75%. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menilai ditahannya BI rate di level 5,75% belum menjadi momentum kuat bagi multifinance untuk menerbitkan surat utang. "Ditahannya BI Rate di level 5,75% memang memberikan kepastian yang lebih baik bagi issuer, tetapi belum dapat dikatakan sebagai momentum yang kuat untuk mempercepat penerbitan obligasi," ucap Fixed Income Analyst Pefindo Ahmad Nasrudin kepada Kontan, Selasa (25/8). Ahmad menambahkan, keputusan hold mengurangi risiko kenaikan biaya dana lebih lanjut dalam jangka sangat pendek, tetapi level biaya pendanaan tetap jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.