KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) masih mempertahankan kebijakan moneter berorientasi stabilitas pada Agustus 2026 setelah menaikkan bunga acuan 1% sejak Mei menjadi 5,75%. Stabilitas rupiah tetap menjadi pertimbangan utama BI dalam menentukan kebijakan moneter dan mengelola likuiditas. Di sisi lain, Allianz Global Investors (AllianzGI) Indonesia menilai tekanan inflasi mulai mereda dan kembali ke sasaran, seiring penurunan harga pangan dan minyak. Namun, ruang bagi BI untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat dinilai masih terbatas demi menjaga selisih suku bunga dan kepercayaan pasar. Head of Fixed Income AllianzGI Fitri Lindawati mengatakan investor perlu mempertahankan strategi portofolio yang defensif namun fleksibel. Instrumen pasar uang masih menarik sebagai penyangga volatilitas rupiah dan perubahan kondisi pasar.
BI Rate Ditahan, AllianzGI Pilih Strategi Portofolio Defensif
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) masih mempertahankan kebijakan moneter berorientasi stabilitas pada Agustus 2026 setelah menaikkan bunga acuan 1% sejak Mei menjadi 5,75%. Stabilitas rupiah tetap menjadi pertimbangan utama BI dalam menentukan kebijakan moneter dan mengelola likuiditas. Di sisi lain, Allianz Global Investors (AllianzGI) Indonesia menilai tekanan inflasi mulai mereda dan kembali ke sasaran, seiring penurunan harga pangan dan minyak. Namun, ruang bagi BI untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat dinilai masih terbatas demi menjaga selisih suku bunga dan kepercayaan pasar. Head of Fixed Income AllianzGI Fitri Lindawati mengatakan investor perlu mempertahankan strategi portofolio yang defensif namun fleksibel. Instrumen pasar uang masih menarik sebagai penyangga volatilitas rupiah dan perubahan kondisi pasar.