KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penyesuaian Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) oleh Bank Indonesia (BI) menjadi salah satu pertimbangan bagi Krom Bank dalam mengevaluasi strategi penyaluran kredit ke depan. Mulai 1 Desember 2026, BI bakal menurunkan insentif KLM dari total 6% menjadi 5% dari Giro Wajib Minimum (GWM). Rinciannya, insentif financing channel diturunkan menjadi maksimal 3% dari sebelumnya 4%, sementara insentif Pendalaman Pasar Uang (PPU) tetap maksimal 2%. KLM financing channel nantinya bakal disesuaikan berdasarkan evaluasi yang dilakukan BI. Insentif bakal difokuskan untuk sektor kredit yang mendukung penciptaan lapangan kerja.
BI Turunkan Insentif KLM, Krom Bank Evaluasi Strategi Penyaluran Kredit
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penyesuaian Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) oleh Bank Indonesia (BI) menjadi salah satu pertimbangan bagi Krom Bank dalam mengevaluasi strategi penyaluran kredit ke depan. Mulai 1 Desember 2026, BI bakal menurunkan insentif KLM dari total 6% menjadi 5% dari Giro Wajib Minimum (GWM). Rinciannya, insentif financing channel diturunkan menjadi maksimal 3% dari sebelumnya 4%, sementara insentif Pendalaman Pasar Uang (PPU) tetap maksimal 2%. KLM financing channel nantinya bakal disesuaikan berdasarkan evaluasi yang dilakukan BI. Insentif bakal difokuskan untuk sektor kredit yang mendukung penciptaan lapangan kerja.
TAG: