Jakarta. Ketika tidur, kita cenderung menyukai posisi terlentang, tengkurap, menyamping atau meringkuk seperti janin. Posisi tubuh ketika tidur dapat memengaruhi kepribadian kita, kesehatan termasuk kesehatan otak. Dilansir dari Medicaldaily.com, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Neuroscience menyatakan bahwa tidur menyamping lebih memungkinkan otak membuang limbah tubuh, dan pada gilirannya mengurangi risiko Alzheimer dan penyakit neurologis lainnya. Posisi menyamping atau terlentang memiliki keuntungan untuk tulang belakang. Dua posisi ini dapat mendukung tulang belakang dan leher Anda dan dalam jangka panjang, membantu mencegah cedera.
Biar otak tetap sehat, tidurlah dengan posisi ini
Jakarta. Ketika tidur, kita cenderung menyukai posisi terlentang, tengkurap, menyamping atau meringkuk seperti janin. Posisi tubuh ketika tidur dapat memengaruhi kepribadian kita, kesehatan termasuk kesehatan otak. Dilansir dari Medicaldaily.com, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Neuroscience menyatakan bahwa tidur menyamping lebih memungkinkan otak membuang limbah tubuh, dan pada gilirannya mengurangi risiko Alzheimer dan penyakit neurologis lainnya. Posisi menyamping atau terlentang memiliki keuntungan untuk tulang belakang. Dua posisi ini dapat mendukung tulang belakang dan leher Anda dan dalam jangka panjang, membantu mencegah cedera.