KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Era suku bunga tinggi mendorong naik tawaran imbal hasil (yield) surat utang alias obligasi. Hal tersebut membuat daya saing kredit perbankan sebagai sumber pendanaan korporasi meningkat. Lembaga pemeringkat efek PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat ada total Rp 87,35 triliun obligasi yang diterbitkan korporasi nasional sepanjang semester I-2026. Nominalnya turun 3,91% secara tahunan (year-on-year/yoy). Kepala Divisi Riset Ekonomi Pefindo Suhindarto menyebut, melandainya penerbitan obligasi oleh korporasi ini salah satunya disebabkan oleh peningkatan biaya dana seiring naiknya suku bunga acuan selama kuartal II-2026.
Biaya Dana Obligasi Naik, Kredit Bank Kian Kompetitif
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Era suku bunga tinggi mendorong naik tawaran imbal hasil (yield) surat utang alias obligasi. Hal tersebut membuat daya saing kredit perbankan sebagai sumber pendanaan korporasi meningkat. Lembaga pemeringkat efek PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat ada total Rp 87,35 triliun obligasi yang diterbitkan korporasi nasional sepanjang semester I-2026. Nominalnya turun 3,91% secara tahunan (year-on-year/yoy). Kepala Divisi Riset Ekonomi Pefindo Suhindarto menyebut, melandainya penerbitan obligasi oleh korporasi ini salah satunya disebabkan oleh peningkatan biaya dana seiring naiknya suku bunga acuan selama kuartal II-2026.