KONTAN.CO.ID - TOKYO. Inflasi global mulai berdampak pada tradisi ikonik Jepang, hanami atau piknik menikmati bunga sakura. Biaya makanan dan minuman untuk kegiatan ini tercatat melonjak 25% sejak 2020, menurut laporan lembaga riset Dai-ichi Life Research Institute, Selasa (24/3/2026). Setiap akhir Maret hingga awal April, masyarakat Jepang biasanya memadati taman dan bantaran sungai untuk menggelar tikar, membawa bekal, camilan, dan minuman sambil menikmati mekarnya bunga sakura bersama keluarga dan teman. Tradisi ini dikenal sebagai Hanami dan menjadi salah satu kegiatan tahunan yang paling dinanti. Namun, kenaikan harga bahan baku global membuat tradisi ini semakin mahal. Perusahaan makanan dan minuman pun menaikkan harga produk mereka, sehingga berdampak langsung pada biaya hanami.
Biaya Hanami Jepang Naik 25%, Tradisi Sakura Ikonik Kian Mahal
KONTAN.CO.ID - TOKYO. Inflasi global mulai berdampak pada tradisi ikonik Jepang, hanami atau piknik menikmati bunga sakura. Biaya makanan dan minuman untuk kegiatan ini tercatat melonjak 25% sejak 2020, menurut laporan lembaga riset Dai-ichi Life Research Institute, Selasa (24/3/2026). Setiap akhir Maret hingga awal April, masyarakat Jepang biasanya memadati taman dan bantaran sungai untuk menggelar tikar, membawa bekal, camilan, dan minuman sambil menikmati mekarnya bunga sakura bersama keluarga dan teman. Tradisi ini dikenal sebagai Hanami dan menjadi salah satu kegiatan tahunan yang paling dinanti. Namun, kenaikan harga bahan baku global membuat tradisi ini semakin mahal. Perusahaan makanan dan minuman pun menaikkan harga produk mereka, sehingga berdampak langsung pada biaya hanami.
TAG: