KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan biaya kesehatan dan perubahan ekspektasi tenaga kerja mendorong perusahaan untuk meninjau kembali strategi pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Pengelolaan kesehatan karyawan kini dinilai tidak lagi sekadar menjadi komponen biaya, tetapi mulai berkaitan langsung dengan produktivitas dan keberlanjutan bisnis. CEO Meditap Ardianto Utomo mengatakan banyak perusahaan masih memandang program kesehatan karyawan sebagai beban biaya operasional. Padahal, kesehatan tenaga kerja memiliki dampak langsung terhadap produktivitas, pengalaman kerja karyawan, hingga kemampuan perusahaan mempertahankan talenta. "Banyak perusahaan masih melihat kesehatan karyawan sebagai biaya. Padahal, kesehatan memiliki keterkaitan erat dengan produktivitas, employee experience, dan keberlanjutan bisnis," ujarnya pada forum Overlooked Medical Trend 2026 – From Medical Trend to Workforce Strategy, Minggu (14/6/2026).
Biaya Kesehatan Karyawan Naik, Perusahaan Didorong Ubah Strategi Pengelolaan SDM
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan biaya kesehatan dan perubahan ekspektasi tenaga kerja mendorong perusahaan untuk meninjau kembali strategi pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Pengelolaan kesehatan karyawan kini dinilai tidak lagi sekadar menjadi komponen biaya, tetapi mulai berkaitan langsung dengan produktivitas dan keberlanjutan bisnis. CEO Meditap Ardianto Utomo mengatakan banyak perusahaan masih memandang program kesehatan karyawan sebagai beban biaya operasional. Padahal, kesehatan tenaga kerja memiliki dampak langsung terhadap produktivitas, pengalaman kerja karyawan, hingga kemampuan perusahaan mempertahankan talenta. "Banyak perusahaan masih melihat kesehatan karyawan sebagai biaya. Padahal, kesehatan memiliki keterkaitan erat dengan produktivitas, employee experience, dan keberlanjutan bisnis," ujarnya pada forum Overlooked Medical Trend 2026 – From Medical Trend to Workforce Strategy, Minggu (14/6/2026).
TAG: