Biaya Kuliah ITS Jalur SNBT 2026, Cek Rincian UKT Kedokteran hingga Teknik



KONTAN.CO.ID -  Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi telah menetapkan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk mahasiswa baru yang diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.

Salah satu keuntungan utama bagi mahasiswa yang masuk melalui jalur ini adalah pembebasan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) atau uang pangkal.

Artinya, mahasiswa hanya perlu membayar biaya semesteran yang besarannya menyesuaikan kemampuan ekonomi orang tua atau wali.


Baca Juga: Lowongan Kerja Paragon April 2026 Dibuka untuk S1, Cek Posisi dan Link Daftar

Sistem pengelompokan UKT di ITS didasarkan pada proses verifikasi data finansial penanggung biaya kuliah saat tahapan daftar ulang dilakukan.

Besaran biaya ini sangat bervariasi tergantung pada program studi yang dipilih, dengan kategori terendah dimulai dari angka Rp 500.000 per semester.

Melansir laman resmi ITS, berikut adalah rincian lengkap tarif biaya kuliah bagi mahasiswa baru jalur SNBT 2026:

Besaran UKT ITS 2026 Jalur SNBT

S1 Kedokteran

  • Besaran biaya: Rp 500.000-Rp 30.000.000
S1 Teknik Sistem Perkapalan (Double Degree ITS-Jerman)

  • Besaran biaya: Rp 20.000.000 (Flat)
S1 Studi Pembangunan

  • Besaran biaya: Rp 500.000-Rp 7.500.000
Program Studi S1 Lainnya

  • Besaran biaya: Rp 500.000-Rp 12.500.000
Tonton: Fakta Mengejutkan! 59% Bensin RI Masih Impor dari Singapura & Malaysia

Khusus untuk program S1 Teknik Sistem Perkapalan Gelar Ganda (Double Degree), mengutip informasi dari situs penerimaan mahasiswa baru ITS, peserta didik wajib menempuh perkuliahan di Wismar University, Jerman, saat memasuki semester 6.

Penting untuk dicatat bahwa tarif UKT sebesar Rp 20.000.000 untuk program gelar ganda tersebut belum mencakup kebutuhan tambahan selama masa studi di luar negeri.

Mahasiswa tetap harus menyiapkan dana mandiri untuk kebutuhan tiket pesawat, akomodasi, serta biaya hidup sehari-hari selama menetap di Jerman.

Persiapan finansial sejak dini sangat krusial agar proses pendidikan berjalan lancar. Penetapan kelompok UKT yang adil diharapkan dapat membantu mahasiswa dari berbagai lapisan ekonomi untuk tetap bisa mengenyam pendidikan berkualitas di bidang teknologi dan sains di kampus ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News