Biaya Operasional Logistik Tertekan Kenaikan Harga Komponen



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan harga minyak mentah dunia dan pelemahan nilai tukar rupiah mulai memberikan tekanan terhadap biaya operasional industri logistik. Selain harga oli, pelaku usaha menghadapi kenaikan harga suku cadang truk dan alat bongkar muat.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Trismawan Sanjaya mengatakan harga sejumlah suku cadang truk dan alat bongkar muat telah meningkat sekitar 15%-30%. Besaran kenaikan bergantung pada jenis komponen dan negara asal produk.

"Kenaikan harga suku cadang truk dan alat bongkar muat sekitar 15%-30% tergantung jenis dan asal origin produk," ujar Trismawan kepada Kontan, Rabu (16/9/2026).


Menurut dia, kenaikan tersebut terjadi sejak gejolak geopolitik global yang turut berdampak terhadap harga minyak mentah dunia dan fluktuasi nilai tukar mata uang.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Tarif Logistik Bakal Ikut Terkerek? Ini Kata ALFI

Kondisi tersebut pada akhirnya ikut membebani biaya logistik. Tekanan terutama dirasakan pada angkutan laut dan udara yang tidak mendapatkan subsidi.

"Kenaikan harga penunjang operasional aktivitas yang ada tersebut telah membebani biaya logistik pastinya, khususnya pada tarif angkutan laut dan udara yang tidak ada subsidi," katanya.

Di tengah tekanan biaya tersebut, pelaku usaha logistik nasional saat ini lebih banyak mengandalkan efisiensi untuk menjaga keberlangsungan bisnis. Perusahaan perlu memperbaiki tata kelola operasional agar kenaikan biaya tidak semakin menekan kinerja usaha.

Trismawan menambahkan, tekanan pada angkutan darat tidak hanya berasal dari kenaikan harga suku cadang dan komponen operasional. Pelaku usaha juga menghadapi persoalan ketersediaan BBM subsidi untuk angkutan barang di sejumlah wilayah.

Menurut dia, keterbatasan pasokan BBM diesel bersubsidi bagi truk angkutan barang serta antrean panjang di sejumlah lokasi turut menjadi persoalan yang perlu diperhatikan.

Baca Juga: Penerapan Zero ODOL 2027, Industri Logistik Hadapi Tantangan Biaya dan Infrastruktur

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News