KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Artha Graha Internasional Tbk mencatat realisasi laba bersih sepanjang 2017 sebesar Rp 68 miliar atau turun 5,6% secara tahunan atau year on year (yoy). Penurunan laba bersih ini karena biaya operasional mengalami kenaikan 20% yoy menjadi Rp 1,1 triliun. Kenaikan biaya operasional ini lebih tinggi dari kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 17% yoy menjadi Rp 1,2 triliun. Kenaikan pendapatan bunga bersih ini dipicu oleh realisasi penyaluran kredit yang naik 2,52% menjadi Rp 18,4 triliun (yoy). Seiring kenaikan penyaluran kredit, bank juga mencatat rasio kredit bermasalah (NPL) juga naik 334bps yoy menjadi 6,11%. Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) bank juga naik 48% yoy menjadi Rp 396 miliar.
Biaya operasional naik, laba Bank Artha Graha turun jadi Rp 68 miliar di 2017
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Artha Graha Internasional Tbk mencatat realisasi laba bersih sepanjang 2017 sebesar Rp 68 miliar atau turun 5,6% secara tahunan atau year on year (yoy). Penurunan laba bersih ini karena biaya operasional mengalami kenaikan 20% yoy menjadi Rp 1,1 triliun. Kenaikan biaya operasional ini lebih tinggi dari kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 17% yoy menjadi Rp 1,2 triliun. Kenaikan pendapatan bunga bersih ini dipicu oleh realisasi penyaluran kredit yang naik 2,52% menjadi Rp 18,4 triliun (yoy). Seiring kenaikan penyaluran kredit, bank juga mencatat rasio kredit bermasalah (NPL) juga naik 334bps yoy menjadi 6,11%. Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) bank juga naik 48% yoy menjadi Rp 396 miliar.