KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Gadai ValueMax Indonesia menjaga tarif bunga gadai tetap kompetitif di tengah tekanan biaya pendanaan dan daya beli masyarakat. Perusahaan tidak serta-merta menaikkan tarif meski biaya dana mengalami tekanan. Direktur Utama Gadai ValueMax Indonesia Brian Wiraatmadja mengatakan, tarif gadai ValueMax saat ini berada di kisaran 1,1% per bulan. Besaran tarif tersebut bervariasi bergantung pada jenis produk dan barang jaminan, tenor, serta karakteristik transaksi.
Baca Juga: Laba Clipan Finance Tumbuh 13,26% Kuartal III 2026, Meski Pendapatan Turun 8,94% Brian menegaskan, perusahaan tidak melakukan penyesuaian tarif secara otomatis hanya karena daya beli masyarakat sedang tertekan. “Penetapan tarif harus mempertimbangkan beberapa hal, termasuk biaya pendanaan, risiko pembiayaan, biaya operasional, serta kondisi persaingan di pasar,” ungkapnya kepada Kontan, Senin (2/11/2026). Menurut Brian, perusahaan tetap perlu menjaga agar tarif yang dikenakan kompetitif dan tidak terlalu membebani nasabah, terutama mereka yang membutuhkan dana dalam waktu mendesak. Dibandingkan dengan awal tahun, tarif gadai ValueMax relatif stabil. Meski demikian, perusahaan menghadapi tekanan dari sisi biaya pendanaan, terutama ketika suku bunga perbankan meningkat. Namun, setiap keputusan penyesuaian tarif tetap melalui evaluasi secara hati-hati sesuai kebijakan perusahaan.
Baca Juga: LDR Perbankan Kian Ketat, Bank Kecil & Menengah Adu Strategi Penuhi Target Kredit Dengan demikian, kenaikan biaya pendanaan tidak serta-merta seluruhnya diteruskan kepada nasabah. Brian menjelaskan, terdapat empat pertimbangan utama dalam menentukan tarif bunga gadai. Pertama, biaya pendanaan atau
cost of fund. Kedua, biaya operasional, termasuk penyimpanan dan pengamanan barang jaminan. Ketiga, risiko yang melekat pada setiap jenis barang jaminan dan transaksi. Keempat, kondisi pasar serta tarif yang ditawarkan perusahaan pergadaian lainnya. Menurut dia, penetapan tarif harus mampu memberikan keuntungan yang wajar bagi perusahaan sekaligus tetap terjangkau bagi nasabah.
Baca Juga: Budi Gadai Indonesia Belum Naikkan Bunga Gadai Karena itu, ValueMax tidak hanya mengandalkan persaingan tarif serendah mungkin. Perusahaan juga mempertimbangkan keseimbangan antara tarif yang kompetitif, kualitas pelayanan, keamanan barang jaminan, serta keberlanjutan bisnis atau going concern perusahaan. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News