Biaya Serangan Awal AS ke Iran Setara Anggaran MBG 14 Hari
Rabu, 04 Maret 2026 06:06 WIB
Oleh: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Perang besar yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) bersama Israel terhadap Iran bukan hanya memakan korban jiwa, tetapi juga membakar anggaran dalam jumlah fantastis. AS menghabiskan dana setara dengan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama setengah bulan pada tahun 2026 hanya untuk serangan awal di Iran. Sejak "Operasi Epic Fury" dimulai pada Sabtu (28/2/2026), Washington dilaporkan telah menggelontorkan miliaran dollar AS untuk mendanai kampanye militer yang menargetkan industri nuklir dan rudal Teheran. Presiden Donald Trump menegaskan bahwa militer AS siap menghadapi perang jangka panjang. Dalam pidatonya di Pentagon, Senin (3/3/2026), ia menyebut kesiapan logistik telah diperhitungkan sejak awal operasi.
“Sejak awal, kami memperkirakan empat hingga lima minggu, tetapi kami memiliki kemampuan untuk bertahan jauh lebih lama dari itu,” tegas Trump melalui video di Truth Social. Baca Juga: Termurah, IPhone 17e Resmi Dirilis, Cek Harga Resminya Rincian Biaya Operasi Epic Fury Berdasarkan laporan Times of India, biaya langsung untuk serangan awal Operasi Epic Fury diperkirakan mencapai 779 juta dollar AS atau sekitar Rp 13,1 triliun (kurs asumsi Rp 16.800 per dollar AS). Jumlah itu cukup untuk membiayai program MBG selama 14 hari. Pada tahun 2026 ini, anggaran penyediaan makanan MBG sekitar Rp 900 miliar per hari. Angka awal Operasi Epic Fury tersebut mencakup penghancuran lebih dari 1.250 target di Iran, termasuk fasilitas nuklir dan markas militer strategis. Namun, biaya itu belum termasuk persiapan dan mobilisasi militer sebelum serangan dimulai. 1. Mobilisasi Aset Regional Pengerahan kapal induk dan penempatan ulang pesawat tempur di kawasan Timur Tengah diperkirakan menelan biaya sekitar 630 juta dollar AS (Rp 10 triliun). 2. Operasi Jet Tempur Penggunaan jet tempur F-18, F-16, dan F-35 sebagai tulang punggung serangan udara menghabiskan sekitar 271,34 juta dollar AS (Rp 4,5 triliun) untuk perawatan, bahan bakar, dan amunisi. Tonton: Danantara & INA Tanam US$ 200 juta di Proyek CA-EDC US$ 800 Juta Milik Chandra Asri Biaya Harian Gugus Tempur Kapal Induk Kehadiran militer AS di kawasan Teluk Persia membawa konsekuensi biaya operasional yang sangat besar. Pusat Keamanan Amerika memperkirakan pengoperasian satu gugus tempur kapal induk, seperti USS Gerald R. Ford, menghabiskan sekitar 6,5 juta dollar AS atau Rp 109 miliar per hari. Jika perang berlangsung selama lima minggu sesuai proyeksi awal, maka biaya operasional dari beberapa gugus tempur dapat membengkak hingga ratusan juta dollar AS, belum termasuk penggunaan drone, sistem pertahanan udara, dan aset intelijen canggih. Tonton: Harga Minyak Naik, APBN Terpukul! Tiap USD 1 Bisa Bebani Rp 6,7 Triliun Total Pengeluaran Terkait Konflik Sejak 2023 Mengacu pada Laporan Biaya Perang 2025 dari Universitas Brown, total dukungan militer AS terhadap Israel dan operasi terkait di Timur Tengah sejak Oktober 2023 mencapai angka yang jauh lebih besar. Rinciannya: - Bantuan militer ke Israel: 21,7 miliar dollar AS (sekitar Rp 366,12 triliun) - Operasi AS di Yaman, Iran, dan sekitarnya: 9,65–12,07 miliar dollar AS Dengan demikian, total dana yang digelontorkan AS terkait konflik ini telah mencapai 31,35–33,77 miliar dollar AS atau sekitar Rp 528,94 triliun hingga Rp 569,77 triliun. Baca Juga: Ada yang Turun, Ini Daftar Harga iPhone Terbaru Awal Maret 2026 Mulai Rp 8 Jutaan Potensi Biaya Terus Membengkak Angka tersebut diprediksi masih akan meningkat apabila operasi militer terus berlanjut. Selain biaya tempur langsung, anggaran juga mencakup dukungan logistik, rotasi pasukan, pemeliharaan peralatan militer, serta dukungan intelijen dan keamanan regional.
Skala pembiayaan ini menjadikan konflik AS–Israel versus Iran sebagai salah satu operasi militer paling mahal dalam beberapa tahun terakhir, dengan dampak signifikan terhadap anggaran pertahanan AS dan stabilitas ekonomi global. Perkembangan situasi geopolitik dan durasi perang akan menjadi faktor utama dalam menentukan seberapa besar lagi dana yang harus dikeluarkan Washington dalam waktu dekat. Sumber: https://internasional.kompas.com/read/2026/03/03/191438270/rincian-biaya-perang-as-vs-iran-satu-kapal-induk-habiskan-rp-109.
Siapa Ayatollah Alireza Arafi? Pemimpin Transisi Iran Pengganti Khamenei