JAKARTA. Tidak mendapat respon dari bank lokal, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mulai melirik peluang berutang kepada bank asing. Anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) itu akan berutang maksimal senilai US$ 150 juta guna membiayai berbagai ekspansi usahanya pada tahun ini. Menurut Direktur Keuangan AALI Santosa, AALI akan memanfaatkan dana tersebut antara lain sebagai modal pembangunan pabrik baru, peremajaan tanaman, serta pembelian pupuk. "Kami akan mencari pinjaman dari bank asing mulai Juni 2009," ujar Santosa usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) AALI, Rabu (13/5). Saat ini, AALI sedang menyelesaikan pembangunan satu pabrik pembuatan minyak sawit di Kalimantan Timur berkapasitas 45 ton tandan buah segar (TBS) per jam. Pembangunan pabrik ini akan rampung pertengahan 2009.
Biayai Ekspansi, AALI Cari Utang US$ 150 Juta ke Asing
JAKARTA. Tidak mendapat respon dari bank lokal, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mulai melirik peluang berutang kepada bank asing. Anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) itu akan berutang maksimal senilai US$ 150 juta guna membiayai berbagai ekspansi usahanya pada tahun ini. Menurut Direktur Keuangan AALI Santosa, AALI akan memanfaatkan dana tersebut antara lain sebagai modal pembangunan pabrik baru, peremajaan tanaman, serta pembelian pupuk. "Kami akan mencari pinjaman dari bank asing mulai Juni 2009," ujar Santosa usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) AALI, Rabu (13/5). Saat ini, AALI sedang menyelesaikan pembangunan satu pabrik pembuatan minyak sawit di Kalimantan Timur berkapasitas 45 ton tandan buah segar (TBS) per jam. Pembangunan pabrik ini akan rampung pertengahan 2009.