Biden Kembali ke Washington Saat Iran Lancarkan Serangan Terhadap Israel



KONTAN.CO.ID -  WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden kembali ke Washington pada hari Sabtu untuk berkonsultasi dengan tim keamanan nasionalnya ketika Iran melancarkan serangan drone dan rudal balasan terhadap Israel.

Biden mempersingkat kunjungan akhir pekannya ke Delaware untuk memantau perkembangan dan bertemu dengan anggota Kabinet dan pejabat tinggi AS lainnya, kata Gedung Putih.

Iran pada hari Sabtu meluncurkan puluhan drone ke arah Israel yang akan memakan waktu berjam-jam untuk mencapai sasaran mereka, kata militer Israel, sebuah serangan yang dapat memicu eskalasi besar antara musuh bebuyutan regional tersebut, dan Amerika Serikat berjanji untuk mendukung Israel.


Baca Juga: Iran Melancarkan Serangan Udara ke Wilayah Israel

“Presiden Biden sudah jelas: dukungan kami terhadap keamanan Israel sangat kuat. Amerika Serikat akan mendukung rakyat Israel dan mendukung pertahanan mereka terhadap ancaman dari Iran,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Adrienne Watson dalam sebuah pernyataan setelah serangan tersebut dimulai.

Biden secara rutin mendapat informasi terbaru mengenai serangan udara tersebut dan berencana bertemu dengan tim keamanan nasionalnya di Gedung Putih.

Teheran telah berjanji untuk membalas serangan Israel terhadap kompleks kedutaan Iran pekan lalu di Damaskus yang menewaskan seorang komandan senior Pasukan Quds di luar negeri Korps Garda Revolusi Iran dan enam perwira lainnya.

Baca Juga: AS Tembak Jatuh Drone Iran yang Menuju Israel

Sebelumnya pada hari Sabtu, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin berbicara dengan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant untuk membahas “ancaman regional yang mendesak,” kata Pentagon, dan menegaskan kembali dukungan penuh AS kepada Israel terhadap serangan Iran dan proksinya.

Jake Sullivan, penasihat keamanan nasional Biden, menyampaikan pesan dukungan AS yang serupa kepada mitranya dari Israel, Tzachi Hanegbi, katanya dalam sebuah postingan di X.

Israel kemudian menempatkan militernya dalam siaga penuh dan membatalkan semua kegiatan pendidikan dan pemuda lainnya.

Baca Juga: Pertahanan Udara Yordania Siap Tembak Jatuh Drone Iran yang Langgar Wilayah Udaranya

Pada hari Jumat, Biden memperingatkan Iran agar tidak melakukan pembalasan meskipun memperkirakan serangan itu mungkin akan segera terjadi. "Kami berdedikasi untuk membela Israel. Kami akan mendukung Israel. Kami akan membantu membela Israel dan Iran tidak akan berhasil," katanya.

Editor: Noverius Laoli