Bidik Investasi Global, Himpunan Kawasan Industri Indonesia Buka Kantor di China



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) gelar ekspansi demi memikat masuknya investasi ke kawasan industri nasional. HKI membuka kantor perwakilan di sejumlah pusat ekonomi dunia.

Langkah awal ekspansi ditandai dengan pembukaan kantor perwakilan di Shenzhen, China. Ke depan, HKI berencana memperluas jaringan ke sejumlah negara dan wilayah lain, seperti Singapura, Taiwan, Hong Kong, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Uni Emirat Arab, dan Rusia.

Ketua Umum HKI Akhmad Ma’ruf Maulana mengatakan, ekspansi global ini menjadi strategi untuk meningkatkan daya saing kawasan industri nasional. Melalui jaringan internasional yang lebih luas, HKI ingin membuka akses investasi seluas-luasnya bagi seluruh anggota.


Baca Juga: Pertamina Punya 3,1 GW Pembangkit EBT, Produksi Listrik 8.743 GWh pada 2025

"HKI memandang ekspansi global ini sebagai langkah strategis untuk membuka akses investasi seluas-luasnya bagi seluruh anggota HKI di Indonesia," kata Ma'ruf dalam keterangan resmi, Rabu (15/4/2026).

HKI juga memandang dinamika global, termasuk ketegangan geopolitik, sebagai peluang untuk menarik investor mencari destinasi baru yang lebih stabil. Indonesia dinilai memiliki daya tarik kuat sebagai tujuan investasi alternatif di tengah ketidakpastian global.

HKI menilai kehadiran di berbagai pusat ekonomi global tersebut akan mempercepat arus investasi berkualitas ke kawasan industri di Indonesia, sekaligus memperkuat konektivitas dengan investor internasional.

Dalam implementasinya, HKI bekerja sama dengan mitra internasional untuk membuka peluang kolaborasi lintas negara. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara HKI dan Kementerian Luar Negeri RI dalam memperluas jangkauan pasar global, khususnya di China.

Ke depan, HKI berkomitmen untuk terus memperluas jejaring internasional dan memperkuat peran sebagai penghubung antara kawasan industri nasional dengan investor global, guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News