KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah terus memacu peran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai motor penggerak transformasi ekonomi nasional. Di awal tahun 2026, seluruh kawasan tengah melakukan pengembangan dengan fokus utama pada penguatan hilirisasi industri. Kepala Bagian Pengelolaan Informasi Sekretariat Dewan Nasional KEK, Bambang Wijanarko menjelaskan, saat ini terdapat 25 KEK di Indonesia yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, energi, hingga teknologi digital. Dia bilang, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, pemerintah menetapkan arah kebijakan KEK yang lebih terintegrasi. Setidaknya, ada empat KEK yang ditetapkan sebagai prioritas nasional karena peran strategisnya dalam rantai pasok global.
Bidik Investasi Rp 43 Triliun, Pemerintah Fokus Garap Empat KEK Prioritas Nasional
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah terus memacu peran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai motor penggerak transformasi ekonomi nasional. Di awal tahun 2026, seluruh kawasan tengah melakukan pengembangan dengan fokus utama pada penguatan hilirisasi industri. Kepala Bagian Pengelolaan Informasi Sekretariat Dewan Nasional KEK, Bambang Wijanarko menjelaskan, saat ini terdapat 25 KEK di Indonesia yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, energi, hingga teknologi digital. Dia bilang, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, pemerintah menetapkan arah kebijakan KEK yang lebih terintegrasi. Setidaknya, ada empat KEK yang ditetapkan sebagai prioritas nasional karena peran strategisnya dalam rantai pasok global.