Bidik Potensi Migas hingga UMKM, Sucofindo Buka Kantor Pemasaran di Banda Aceh



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sucofinco (Persero) memperluas jaringan layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC) dengan meresmikan Kantor Pemasaran Aceh yang berlokasi di Banda Aceh.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kedekatan dengan pelanggan, memperluas jangkauan layanan, serta meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di wilayah Aceh.

Baca Juga: KRL Jabodetabek Overkapasitas hingga 161%, KAI Siapkan Penambahan Infrastruktur


Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menilai, kehadiran Sucofindo dapat membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan kualitas produk dan daya saing di pasar.

“Kami melihat kehadiran Sucofindo bukan hanya sebagai lembaga pengujian atau sertifikasi semata, tetapi sebagai mitra strategis daerah. Mitra yang membantu pelaku usaha mendapatkan pendampingan, meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing, dan membuka peluang pasar yang lebih besar,” ujarnya dalam peresmian kantor tersebut pada Selasa (2/6/2026).

Menurut Illiza, Pemerintah Kota Banda Aceh saat ini terus mendorong penguatan ekonomi berbasis kualitas dan kepercayaan pasar.

Salah satunya melalui percepatan sertifikasi halal bagi UMKM yang sejalan dengan penerapan Syariat Islam dan Qanun Jaminan Produk Halal di daerah tersebut.

Baca Juga: Kimia Farma (KAEF) Akhirnya Balikkan Rugi jadi Laba Rp123,6 Miliar

Ia menambahkan, keberadaan lembaga yang menjamin mutu dan keamanan produk menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal.

Sementara itu, Komisaris Independen Sucofindo Zainal Abidin mengatakan, pembukaan Kantor Pemasaran Aceh merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan layanan TIC di seluruh Indonesia.

“Pembukaan Kantor Pemasaran Aceh merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan layanan serta meningkatkan kedekatan dengan pelanggan dan para pemangku kepentingan di wilayah Aceh,” katanya melalui keterangan resmi.

Direktur Komersial Sucofindo Agus Permadi menilai, Aceh memiliki potensi besar di berbagai sektor strategis seperti migas, energi, infrastruktur, pertambangan, perdagangan, dan industri yang terus berkembang.

Baca Juga: Soal Rencana Holding BUMN Farmasi, Ini Respon Kimia Farma (KAEF)

Menurutnya, kondisi tersebut membuka peluang kolaborasi yang luas bagi Sucofindo dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.

“Sucofindo tidak hanya hadir sebagai penyedia jasa Testing, Inspection and Certification (TIC), tetapi juga sebagai mitra strategis yang mendukung pembangunan ekonomi dan peningkatan daya saing industri nasional maupun daerah,” ujar Agus.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaku usaha lokal, Sucofindo juga menyerahkan sertifikat halal kepada sejumlah UMKM di Provinsi Aceh bertepatan dengan peresmian kantor pemasaran tersebut. Perusahaan yang juga berperan sebagai Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) itu menilai sertifikasi halal dapat menjadi instrumen penting untuk meningkatkan daya saing produk.

“Sertifikasi halal tidak hanya menjadi pemenuhan regulasi, tetapi juga merupakan upaya strategis untuk meningkatkan daya saing produk. Dengan sertifikasi halal, pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk memperluas akses pasar, baik nasional maupun internasional,” jelas Agus.

Baca Juga: Penyelesaian Proyek Irigasi Rawa Merauke Dikebut

Direktur Utama Sucofindo Sandry Pasambuna berharap, kehadiran Kantor Pemasaran Aceh dapat menjadi salah satu mesin pertumbuhan (growth engine) perusahaan di wilayah Sumatra sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Kami berharap Kantor Pemasaran Aceh ini dapat memberikan kontribusi bagi pelanggan, masyarakat, dan UMKM untuk mendukung pembangunan Aceh secara berkelanjutan serta meningkatkan daya saing pelaku usaha di wilayah tersebut,” tutup Sandry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: