JAKARTA. Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) akan menerbitkan lindung nilai (hedging) dengan repurchase agrement (repo) untuk pasar obligasi korporasi. Ini dilakukan agar pasar obligasi korporasi semakin likuid. Namun menurut, analis Obligasi NC Securities I Made Adi Saputra mengatakan, sebenarnya likuiditas di pasar obligasi korporasi sudah cukup tinggi, namun belakangan ini terjadi penurunan volume transaksi obligasi. Faktor eksternal membuat investor cenderung mengurangi aktivitas di pasar obligasi. Jumlah penerbitan obligasi pemerintah sebenarnya sudah mendorong likuiditas di pasar sekunder. "Menurut saya mekanisme repo yang dilakukan BI sebenarnya sudah cukup," kata dia. Ekonom BCA David Sumual menjelaskan, dengan meningkatkan aktivitas repo, pemerintah bisa mendorong likuiditas di pasar obligasi. Selama ini hanya obligasi pemerintah yang bisa repo.
Bikin hedging obligasi korporasi kurang efektif
JAKARTA. Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) akan menerbitkan lindung nilai (hedging) dengan repurchase agrement (repo) untuk pasar obligasi korporasi. Ini dilakukan agar pasar obligasi korporasi semakin likuid. Namun menurut, analis Obligasi NC Securities I Made Adi Saputra mengatakan, sebenarnya likuiditas di pasar obligasi korporasi sudah cukup tinggi, namun belakangan ini terjadi penurunan volume transaksi obligasi. Faktor eksternal membuat investor cenderung mengurangi aktivitas di pasar obligasi. Jumlah penerbitan obligasi pemerintah sebenarnya sudah mendorong likuiditas di pasar sekunder. "Menurut saya mekanisme repo yang dilakukan BI sebenarnya sudah cukup," kata dia. Ekonom BCA David Sumual menjelaskan, dengan meningkatkan aktivitas repo, pemerintah bisa mendorong likuiditas di pasar obligasi. Selama ini hanya obligasi pemerintah yang bisa repo.