KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Konglomerat Bill Ackman mengajukan penawaran saham perdana (IPO) di Amerika Serikat untuk hedge fund miliknya, Pershing Square, sekaligus new fund yang dinamai Pershing Square USA (PSUS). Langkah ini menandai langkah besar Ackman untuk bergabung dengan kelompok kecil pengelola aset alternatif yang diperdagangkan publik. Ackman dikenal sebagai investor aktivis yang kerap mendorong perubahan di perusahaan besar seperti Chipotle Mexican Grill dan Canadian Pacific Railway.
Tahun lalu, ia sempat berencana meluncurkan PSUS ke publik, namun membatalkan rencana beberapa hari sebelum penawaran dijadwalkan.
Baca Juga: Nilai Pasar Saham Big Tech Longsor, Investor Mulai Ragu dengan Prospek AI Dalam IPO ini, investor PSUS akan mendapat bonus 20 saham Pershing Square untuk setiap 100 saham PSUS yang dibeli. PSUS menargetkan penggalangan dana antara US$ 5 miliar hingga US$ 10 miliar, dengan harga saham US$ 50 per lembar. Dana ini sudah mendapatkan komitmen senilai US$ 2,8 miliar dari investor institusi di dalam dan luar negeri, termasuk kantor keluarga, dana pensiun, perusahaan asuransi, dan investor ultra-kaya. Ackman menilai kondisi pasar yang volatil akibat konflik AS-Israel-Iran justru menguntungkan IPO dana investasinya. “Semakin besar gangguan di pasar saham, semakin baik untuk program akuisisi PSUS,” tulisnya dalam surat kepada investor. PSUS akan menanamkan modal pada 12–15 perusahaan
undervalued yang terdaftar di Amerika Utara, meniru strategi
hedge fund Ackman dengan biaya lebih rendah dan akses modal lebih cepat, untuk menarik lebih banyak investor. Sebelumnya, Pershing Square sempat menjual 10% sahamnya kepada konsorsium investor institusi dan kantor keluarga dengan valuasi US$ 10,5 miliar sebagai langkah persiapan IPO.
Baca Juga: Nilai Pasar Saham Big Tech Longsor, Investor Mulai Ragu dengan Prospek AI Hingga akhir Desember 2025, hedge fund Pershing Square memiliki aset kelolaan senilai US$ 30,7 miliar, sebagian besar diinvestasikan pada Pershing Square Holdings, fund tertutup yang tercatat di London.
Sepanjang kariernya, Ackman mengubah strategi dari “aktivisme transaksional” yang fokus mendorong perubahan perusahaan demi harga saham, menjadi “aktivisme insider” dengan duduk di dewan direksi perusahaan menengah, seperti General Growth Properties, yang dianggapnya sebagai investasi terbaik. Berbeda dengan pengelola hedge fund besar lainnya yang jarang tampil publik, Ackman kerap membagikan analisis dan opini panjang di X, yang diperhatikan ketat oleh Wall Street dan Capitol Hill.
Baca Juga: Bank of America Rilis Peringatan Keras soal Pasar Saham yang Sulit Diabaikan Investor IPO ganda ini akan ditangani oleh Citigroup, UBS Investment Bank, BofA Securities, Jefferies, dan Wells Fargo Securities. Pershing Square dan PSUS dijadwalkan tercatat di New York Stock Exchange dengan simbol perdagangan “PS” dan “PSUS”.