Biru & Pertamina Patra Niaga Integrasikan Biru di SPBU,Perkuat Bisnis Non-Fuel Retail



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Biru Semesta Abadi, pemilik merek Depo Air Minum Biru, bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga menghadirkan Biru Container di jaringan SPBU Pertamina. Inisiatif ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem layanan terpadu (one-stop service) sekaligus memperkuat lini bisnis non-fuel retail (NFR) di SPBU.

Biru Container perdana resmi beroperasi di SPBU Juanda, Sidoarjo, Surabaya, sebagai proyek percontohan sebelum diperluas ke kota-kota lain. Surabaya dipilih karena memiliki nilai historis bagi industri depo air minum isi ulang nasional sekaligus menjadi basis operasional PT Biru Semesta Abadi.

Biru Container merupakan format gerai Air Minum Biru berbasis kontainer yang dirancang adaptif untuk area SPBU. Meski berbeda secara desain fisik, konsep ini tetap mengusung standar operasional yang sama dengan 831 gerai Air Minum Biru di seluruh Indonesia, termasuk penggunaan 100% teknologi ozon, standar kualitas air, harga, jam operasional, dan layanan. Dalam tahap uji coba, Biru Container mampu melayani hingga 600 galon per hari, menyasar area dengan mobilitas tinggi.


Baca Juga: Tingkatkan Pengalaman Pelanggan, Pertamina Patra Niaga Optimalkan Layanan Digital

Direktur PT Biru Semesta Abadi, Yantje Wongso, mengatakan kehadiran Biru Container merupakan realisasi kerja sama strategis yang telah dirancang sejak 2025.

“Apa yang kami canangkan sebagai payung kerja sama dengan Pertamina mulai direalisasikan melalui Biru Container. Inovasi ini dirancang untuk menghadirkan layanan yang memberi kemudahan bagi masyarakat melalui konsep one-stop service dalam satu ekosistem terintegrasi,” ujarnya dalam keterangan resminya, Kamis (15/1/2026).

Dari sisi industri, kolaborasi ini mencerminkan pergeseran strategi SPBU dari sekadar penyedia bahan bakar menjadi pusat layanan kebutuhan harian. Kehadiran air minum isi ulang di SPBU memungkinkan masyarakat memenuhi kebutuhan energi dan air minum berkualitas dalam satu kunjungan, sekaligus meningkatkan efisiensi waktu.

Senior Officer Non-Fuel Retail Business PT Pertamina Patra Niaga, Ariyanti Chandra Dewi, menyebut pengembangan NFR menjadi fokus perusahaan untuk meningkatkan daya saing SPBU.

“Kolaborasi dengan Biru membuka peluang pengembangan layanan yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat, sekaligus memperkuat peran SPBU sebagai pusat layanan terpadu,” jelasnya.

Baca Juga: Bisnis Air Minum Isi Ulang Makin Melesat, Asdamindo Beberkan Tantangannya

Pada tahap awal, kerja sama ini menargetkan pengembangan hingga 20 gerai Biru Container di SPBU Pertamina secara bertahap. Lokasi berikutnya direncanakan hadir di Jakarta pada Maret 2026, sebelum diperluas ke kota-kota lain. Dalam jangka panjang, Pertamina Patra Niaga membuka peluang eksplorasi pengembangan di sekitar 6.000 SPBU di seluruh Indonesia sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis NFR.

Selain mendukung diversifikasi pendapatan SPBU, model pengisian langsung tanpa layanan pengantaran yang diterapkan Air Minum Biru juga dinilai sejalan dengan efisiensi energi dan konsumsi berkelanjutan. Peluncuran Biru Container ini turut mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai depo air minum kontainer pertama, menandai inovasi format bisnis dalam industri air minum isi ulang nasional.

Baca Juga: Aspadin Pastikan Industri AMDK Patuhi Regulasi Pemanfaatan Air Tanah

Selanjutnya: Daftar Harga HP Vivo Y Series Edisi Januari 2026: Hanya Rp 1-3 Jutaan

Menarik Dibaca: Promo Sultan Isra Miraj di Emado’s 8 Ayam & 10 Porsi Nasi Mandhi Harga Spesial

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: