Bisnis alat berat dan tambang ASII naik 83% di H1



JAKARTA. PT Astra International Tbk (ASII) mendapat kontribusi laba bersih dari lini alat berat dan konstruksi senilai Rp 2,05 triliun di semester pertama tahun ini. Laba bersih di sektor ini meningkat 83% dibanding periode sama di tahun lalu yang tercatat Rp 1,12 triliun.

Presiden Direktur ASII Prijono Sugiarto mengatakan, sektor pertambangan didorong oleh peningkatan harga batubara. Grup alat berat pun terbantu dengan proyek tol jalan layang Jakarta-Cikampek II. “Produsen batubara jadi giat produksi,” tutur Prijono, Rabu (8/8).

ASII memiliki 59,5% saham PT United Tractors Tbk (UNTR). Emiten alat berat andalan ASII ini mencatat peningkatan laba bersih sebesar 85% menjadi Rp 3,4 triliun di semester I 2017 secara tahunan. Pada segmen usaha mesin konstruksi, volume penjualan alat berat Komatsu mengalami peningkatan sebesar 69% menjadi 1.751 unit.


Sementara itu, PT Pamapersada Nusantara (PAMA), anak usaha UNTR di bidang kontraktor pengembangan batubara mencatat peningkatan produksi batubara sebesar 4% yakni menjadi 52 juta ton di semester I 2017 dari 50 juta ton di tahun 2016.

Peruntungan dari proyek infrastruktur juga masuk lewat PT Acset Indonusa Tbk yang sebagian sahamnya dimiliki UNTR. Di semester I tahun ini, Acset mendapat beberapa kontrak baru dengan nilai Rp 7,1 triliun. Laba bersih perusahaan kontraktor ini pun meningkat 95% menjadi Rp 64 miliar di semester I 2017.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Rizki Caturini