KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rendahnya tingkat penetrasi asuransi masih menjadi tantangan besar dalam sistem perlindungan keuangan nasional. Dengan penetrasi cuma di kisaran 2%–3%, sebagian besar keluarga Indonesia masih belum memiliki perlindungan finansial memadai. Kenyataan tersebut di tengah meningkatnya biaya kesehatan dan bertambahnya usia harapan hidup. Kondisi ini mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap asuransi. Dari sekadar pelengkap menjadi bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang. Kebutuhan perlindungan pun berkembang, tidak hanya mencakup proteksi dasar, tetapi juga kesehatan hingga perencanaan waris. Terkait kebutuhan tersebut, Sun Life Indonesia menutup tahun 2025 dengan memperluas jangkauan ke ke sejumlah kota di Indonesia. Ekspansi ini diawali dari Bandung dan akan berlanjut ke Surabaya, Makassar, Tanjung Pinang, serta Palembang, sebagai bagian dari upaya memperluas akses dan literasi perlindungan asuransi di daerah.
Bisnis Asuransi Melesat 50% Saat Penetrasi Cuma 2%-3%, Kok Bisa?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rendahnya tingkat penetrasi asuransi masih menjadi tantangan besar dalam sistem perlindungan keuangan nasional. Dengan penetrasi cuma di kisaran 2%–3%, sebagian besar keluarga Indonesia masih belum memiliki perlindungan finansial memadai. Kenyataan tersebut di tengah meningkatnya biaya kesehatan dan bertambahnya usia harapan hidup. Kondisi ini mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap asuransi. Dari sekadar pelengkap menjadi bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang. Kebutuhan perlindungan pun berkembang, tidak hanya mencakup proteksi dasar, tetapi juga kesehatan hingga perencanaan waris. Terkait kebutuhan tersebut, Sun Life Indonesia menutup tahun 2025 dengan memperluas jangkauan ke ke sejumlah kota di Indonesia. Ekspansi ini diawali dari Bandung dan akan berlanjut ke Surabaya, Makassar, Tanjung Pinang, serta Palembang, sebagai bagian dari upaya memperluas akses dan literasi perlindungan asuransi di daerah.