JAKARTA. Prediksi perlambatan bisnis keuangan terjadi juga di industri dana pensiun. Setelah naik pesat tahun lalu, pertumbuhan bisnis industri dana pensiun diprediksi bakal lebih rendah tahun ini. Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (ADPLK) memperkirakan, pertumbuhan dana kelolaan industri di tahun ini bakal melambat menjadi hanya 20%. Kehadiran program pensiun dari Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menjadi salah satu faktornya. Sekadar mengingatkan, BPJS Ketenagakerjaan akan melaksanakan jaminan pensiun mulai 1 Juli 2015. Nur Hasan Kurniawan, Ketua Harian ADPLK mengatakan, hingga akhir tahun lalu dana kelolaan industri dana pensiun lembaga keuangan mencapai Rp 35 triliun. Jumlah ini meningkat nyaris 30% dibanding realisasi di tahun sebelumnya.
Bisnis dana pensiun bisa melambat
JAKARTA. Prediksi perlambatan bisnis keuangan terjadi juga di industri dana pensiun. Setelah naik pesat tahun lalu, pertumbuhan bisnis industri dana pensiun diprediksi bakal lebih rendah tahun ini. Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (ADPLK) memperkirakan, pertumbuhan dana kelolaan industri di tahun ini bakal melambat menjadi hanya 20%. Kehadiran program pensiun dari Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menjadi salah satu faktornya. Sekadar mengingatkan, BPJS Ketenagakerjaan akan melaksanakan jaminan pensiun mulai 1 Juli 2015. Nur Hasan Kurniawan, Ketua Harian ADPLK mengatakan, hingga akhir tahun lalu dana kelolaan industri dana pensiun lembaga keuangan mencapai Rp 35 triliun. Jumlah ini meningkat nyaris 30% dibanding realisasi di tahun sebelumnya.