KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan pemerintah menerapkan kebijakan efisiensi kementerian atau lembaga (K/L) berimbas pada keberlangsungan bisnis katering. Tengok saja kisah Dessy Sagita, pemilik Family Q Catering mengungkapkan, tren penurunan pendapatan bisnis katering mencapai 20% selama Januari - Maret 2025. Penurunan ini khususnya bagi katering yang banyak melayani klien dari pemerintahan dan BUMN. “Kami merasakan dampa secara langsung. Sebagian besar klien kami berasal dari sektor pemerintahan, BUMN, dan korporasi swasta, yang saat ini sedang melakukan efisiensi anggaran cukup besar,” terang Dessy kepada Kontan, belum lama ini.
Bisnis Katering Berupaya Mencari Peluang di Tengah Tekanan Tren Efisiensi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan pemerintah menerapkan kebijakan efisiensi kementerian atau lembaga (K/L) berimbas pada keberlangsungan bisnis katering. Tengok saja kisah Dessy Sagita, pemilik Family Q Catering mengungkapkan, tren penurunan pendapatan bisnis katering mencapai 20% selama Januari - Maret 2025. Penurunan ini khususnya bagi katering yang banyak melayani klien dari pemerintahan dan BUMN. “Kami merasakan dampa secara langsung. Sebagian besar klien kami berasal dari sektor pemerintahan, BUMN, dan korporasi swasta, yang saat ini sedang melakukan efisiensi anggaran cukup besar,” terang Dessy kepada Kontan, belum lama ini.
TAG: