KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bencana banjir dan tanah longsor yang menerjang wilayah Sumatra tidak hanya merusak pemukiman, tetapi juga melumpuhkan urat nadi ekonomi kerakyatan. Kementerian Koperasi (Kemenkop) mencatat, koperasi-koperasi di Sumatra Utara (Sumut), Aceh, dan Sumatra Barat (Sumbar) menderita kerugian materiil yang cukup besar. Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan, khusus di Sumatra Utara saja, nilai kerugian yang diderita koperasi-koperasi setempat mencapai Rp 37,72 miliar. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah dalam tahap pemulihan pascabencana. "Kemudian ada 9 koperasi yang menjadi mitra Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang terdampak bencana dengan total kerugian Rp 20,66 miliar, terdiri dari 5 koperasi di Aceh dan 4 koperasi di Sumut,” ujarnya melalui keterangan resmi, Jumat (2/1/2026).
Bisnis Koperasi Terdampak Bencana Sumatra, Kerugian di Sumut Capai Rp 37,72 Miliar
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bencana banjir dan tanah longsor yang menerjang wilayah Sumatra tidak hanya merusak pemukiman, tetapi juga melumpuhkan urat nadi ekonomi kerakyatan. Kementerian Koperasi (Kemenkop) mencatat, koperasi-koperasi di Sumatra Utara (Sumut), Aceh, dan Sumatra Barat (Sumbar) menderita kerugian materiil yang cukup besar. Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan, khusus di Sumatra Utara saja, nilai kerugian yang diderita koperasi-koperasi setempat mencapai Rp 37,72 miliar. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah dalam tahap pemulihan pascabencana. "Kemudian ada 9 koperasi yang menjadi mitra Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang terdampak bencana dengan total kerugian Rp 20,66 miliar, terdiri dari 5 koperasi di Aceh dan 4 koperasi di Sumut,” ujarnya melalui keterangan resmi, Jumat (2/1/2026).