Bisnis Layanan Bank Garansi Tahun Ini Tertantang oleh Ketidakpastian Ekonomi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah bank optimis bisnis dari layanan bank garansi akan tumbuh positif tahun ini, meskipun ketidakpastian ekonomi masih menantang.

Bank garansi adalah layanan penjaminan yang diberikan oleh bank kepada sebuah proyek bisnis yang dilakukan dua pihak. Dalam skema ini, bank menjadi pihak ketiga yang memastikan kedua belah pihak menepati janji proyeknya.

Di tengah kondisi ekonomi saat ini, bisnis dari layanan bank garansi dinilai masih memiliki prospek baik oleh sejumlah bank. Salah satunya PT KB Bank Indonesia Tbk (KB Bank).


Direktur Utama KB Bank, Kunardy Darma Lie menyebut, permintaan bank garansi masih datang dari sektor strategis seperti energi, teknologi, media telekomunikasi, kesehatan, serta FMCG.

Akan tetapi, Kunardy tetap mengakui bahwa permintaan layanan ini belum tumbuh signifikan. "Pada tahun 2026, pertumbuhan layanan bank garansi cenderung lebih moderat, seiring dengan ketidakpastian ekonomi global," ucapnya, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga: Askrindo–BTN Sepakati Fasilitas Kontra Bank Garansi Rp1,5 Triliun untuk Proyek Usaha

Kunardy juga bilang, karena kondisi ekonomi saat ini, KB Bank jadi lebih selektif dalam memberikan bank garansi. Ia lebih mengutamakan projek dengan underlying yang kuat, seperti projek dari BUMN atau perusahaan besar lain.

Di samping itu, Direktur Wholesale Banking Bank Mega, Madi Darmadi Lazuardi menilai, kebutuhan layanan bank garansi masih akan terus ada selama ekspansi usaha dan proyek pembangunan masih berjalan.

Adapun Madi menilai komisi yang didapatkan Bank Mega dari layanan bank garansi tidak terlalu besar. Ia memastikan Bank Mega akan selalu siap untuk memberi layanan bank garansi pada nasabah yang membutuhkan.

"Pertumbuhan garansi bank tergantung kepada kebutuhan usaha nasabah. Komisi yang diperoleh dari bank garansi tidak terlalu besar dan banyak," kata Madi saat dihubungi, Selasa (14/4/2026).

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) juga menunjukkan sikap optimisme. EVP Corporate Communication BCA, Hera F. Heryn berharap layanan bank garansi akan tumbuh sehat pada tahun 2026.

Baca Juga: Perbankan Mulai Cermati Revisi Aturan Rencana Bisnis Bank dalam RPOJK

"Kami tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan profil risiko masing-masing sektor dari layanan ini," kata Hera kepada Kontan, Selasa (14/4/2026).

Di sisi lain, layanan garansi dari bank syariah nampaknya tidak terlalu terpengaruh oleh kondisi ekonomi saat ini. PT Bank Muamalat Tbk misalnya yang fokus memberi layanan bank garansi untuk segmen haji dan umrah.

Sekretaris Perusahaan Bank Muamalat, Hayunaji mengatakan, bisnis layanan bank garansinya terjamin akan mengalami pertumbuhan selama musim haji berlangsung.

"Bisnis tersebut dinilai tidak terlalu terpengaruh dengan adanya ketidakpastian ekonomi global saat ini, karena bank garansi diwajibkan oleh Kementerian Agama untuk setiap travel haji dan umrah," kata Hayunaji saat dihubungi, Selasa (14/4/2026).

Hayunaji memproyeksi bisnis bank garansi akan tetap tumbuh positif tahun ini dengan ditopang oleh berbagai aktivitas proyek infrastruktur negara.

Baca Juga: Porsi Simpanan Berbunga di Atas Bunga Penjaminan Tinggi, Korporasi Paling Banyak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News