Bisnis lesu, Jembo Cable pangkas target kinerja



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis PT Jembo Cable Compaby Tbk (JECC) di tahun ini masih terseok-seok. Antonius Benady, Direktur merangkap Sekretaris Perusahaan PT Jembo Cable Compaby Tbk (JECC) mengatakan, pendapatan perusahaannya sampai akhir 2017 ini akan sedikit rendah dari target awal.

"Kalau budgeting 2017 ini Rp 2,437 triliun. Setelah melihat performa semester I 2017 tampaknya pendapatan di 2017 akan berada di bawah itu," terangnya saat paparan publik, Selasa (3/10).

Berkaca dari perolehan pendapatan semester I 2017 yang baru mencapai 41% dari target pendapatan awal, membuat perusahaan kabel ini mengoreksi targetnya saat ini menjadi Rp 2,150 triliun. Angka tersebut jika dibandingkan dengan pendapatan di 2016 hanya tumbuh 5,5% saja.


Pemangkasan target juga berlaku bagi laba bersih. Antonius mengatakan, Jembo mematok kenaikan laba bersih di kisaran 5%-5,5%. Adapun sampai semester I 2017 ini laba bersih perusahaan ini berada di angka Rp 55 miliar.

Penjualan domestik Jembo sampai paruh pertama tahun ini tercatat tumbuh 6,3% dari Rp 945 miliar menjadi Rp 1,005 triliun. Namun bisnis ekspor terperosok 79% jadi hanya Rp 16 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 77 miliar.

Kenaikan paling tinggi berasal dari produk kabel alumunium yang tumbuh 45% dari Rp 160 miliar menjadi Rp 233 miliar. Namun kontribusinya tidak sebesar kabel tembaga. Jenis kabel tembaga yang mendominasi penjualan hanya tumbuh mini 2,7%. Satu-satunya penjualan yang menurun ialah kabel optic fiber untuk jaringan telekomunikasi yang turun 52% menjadi Rp 80 miliar di semester I 2017 dibanding semester I 2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Rizki Caturini